Selama musim 2025-2026, Peralta mencatatkan 20 gol dan 14 assist dalam 34 pertandingan.
Catatan itu menjadikannya sebagai salah satu pemain dengan kontribusi gol terbanyak di Super League.
Performa impresif tersebut melanjutkan konsistensinya pada musim sebelumnya.
Saat menjalani musim debut bersama Borneo FC pada 2024-2025, ia sukses membukukan 9 gol dan 14 assist serta keluar sebagai salah satu pemberi assist terbanyak di kompetisi.
Lulusan Akademi San Lorenzo
Mariano Peralta lahir di Adrogué, Argentina, pada 20 Februari 1998.
Karier sepak bolanya dimulai dari akademi San Lorenzo, salah satu klub besar di Argentina yang dikenal melahirkan banyak pemain berkualitas.
Sebelum berkarier di Indonesia, Peralta sempat memperkuat Unión de Santa Fe dan klub Uruguay CA Cerro.
Pengalamannya bermain di Amerika Selatan membentuk karakter sebagai pemain yang agresif saat menyerang, tetapi tetap disiplin ketika tim kehilangan bola.
Namanya mulai mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia setelah direkrut Borneo FC pada 2024.
Dalam dua musim, Peralta berkembang menjadi salah satu pemain asing paling berpengaruh di liga berkat kontribusi gol, assist, dan kemampuannya membuka ruang bagi rekan setim.
Kini, tantangan baru menantinya bersama Persib Bandung.
Kehadirannya diharapkan mampu menambah kreativitas lini depan Maung Bandung yang musim ini mengusung target bersaing di papan atas Super League sekaligus tampil kompetitif di ajang antarklub Asia.
Lebih dari sekadar memperkenalkan pemain baru, Persib juga mengirimkan pesan bahwa sepak bola dan budaya dapat berjalan beriringan.
Melalui kolaborasi dengan Saung Angklung Udjo, momen penyambutan Mariano Peralta menjadi pertunjukan yang bukan hanya dikenang Bobotoh, tetapi juga memperlihatkan identitas khas Bandung kepada publik sepak bola Indonesia.














