banner 720x220
News, PSGC  

PSGC Tahan PSIS 0-0, Heri Kiswanto Sebut Mental Pemain Mulai Membaik

Pelatih PSGC Ciamis, Heri Kiswanto saat konferensi pers usai laga menghadapi PSIS Semarang. (Dok, foto. Kondusif.com)
Pelatih PSGC Ciamis, Heri Kiswanto saat konferensi pers usai laga menghadapi PSIS Semarang. (Dok, foto. Kondusif.com)

CIAMIS,Kondusif.com – Pelatih PSGC Ciamis, Heri Kiswanto, menilai mentalitas anak asuhnya mulai membaik setelah tim berjuluk Laskar Singacala itu bermain imbang 0-0 melawan PSIS Semarang dalam lanjutan pekan keenam Pegadaian Championship 2026-2027 di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu (17/10/2026) malam.

Hasil imbang tersebut menjadi modal bagi PSGC untuk bangkit setelah menelan kekalahan telak 0-4 pada pertandingan sebelumnya.

Heri menilai para pemain menunjukkan perkembangan mental saat menghadapi PSIS yang memiliki kualitas pemain dan serangan cukup baik.

Menurut Heri, PSGC mampu mengimbangi permainan tim tamu selama pertandingan.

Meski belum meraih kemenangan, ia menilai hasil tersebut cukup baik bagi timnya setelah melewati pertandingan yang sulit sebelumnya.

“Terutama untuk mental para pemain yang kemarin kita kalah telak 4-0 itu sedikit berkembang. Alhamdulillah, para pemain tadi bisa mengimbangi dan ini hasil yang terbaik saya rasa,” ujar Heri dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Ia juga mengakui PSIS memiliki kualitas permainan yang patut diwaspadai.

Karena itu, kemampuan PSGC menahan tim asal Semarang tersebut tanpa gol menjadi salah satu hal yang diapresiasi dari pertandingan kali ini.

Meski demikian, Heri tidak menganggap hasil imbang tersebut sebagai tanda bahwa seluruh persoalan tim sudah terselesaikan.

Ia menilai masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu dibenahi agar PSGC bisa tampil lebih konsisten pada pertandingan berikutnya.

Heri Kiswanto Akui PSGC Masih Punya Kekurangan

Heri mengatakan dirinya belum sepenuhnya puas dengan penampilan PSGC.

Menurutnya, para pemain memang telah berjuang keras, tetapi tim masih perlu meningkatkan kualitas permainan, terutama dalam menjaga konsentrasi di lini pertahanan.

Sepanjang pertandingan, PSIS beberapa kali menciptakan peluang berbahaya.

Bahkan, salah satu tendangan pemain tim tamu pada babak pertama sempat membentur tiang kanan gawang PSGC.

Tekanan PSIS berlanjut pada babak kedua. Tim tamu mencoba memanfaatkan serangan dari sisi sayap dan sejumlah umpan silang untuk membongkar pertahanan tuan rumah.

PSGC mampu mempertahankan gawangnya tanpa kebobolan.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *