Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, PSGC tetap unggul 1-0.
Persiku Samakan Skor
Memasuki babak kedua, Persiku bermain lebih agresif.
Tuan rumah melakukan sejumlah pergantian pemain untuk memperkuat permainan di lini tengah.
Perubahan tersebut memberikan dampak positif.
Persiku mulai lebih dominan dalam perebutan bola dan meningkatkan tekanan ke pertahanan PSGC.
Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-52.
Persiku berhasil menyamakan kedudukan setelah Mufid Zainun memanfaatkan kesalahan pemain belakang PSGC.
Kesalahan umpan membuat bola jatuh ke kaki Mufid.
Tanpa membuang waktu, Mufid langsung melepaskan tendangan. Bola meluncur deras dan tidak mampu ditepis kiper PSGC.
Skor berubah menjadi 1-1.
Setelah gol tersebut, Persiku juga mulai memberikan perhatian lebih terhadap pergerakan Kaka Renda.
Mereka melakukan rotasi posisi pemain belakang untuk mengurangi ruang gerak pemain PSGC tersebut.
Persiku kembali mendapatkan peluang pada menit ke-61.
Khoirul Anam melepaskan tendangan keras, tetapi bola masih mengarah tepat ke kiper PSGC.
Pertandingan kemudian berjalan semakin terbuka. Kedua tim bergantian membangun serangan dan mencari celah di pertahanan lawan.
Pada menit ke-71, Marinus Wanewar yang baru masuk ke lapangan menerima kartu kuning setelah terlibat adu mulut dengan Ezechiel N’Douassel.
PSGC kemudian memperoleh peluang melalui tendangan bebas pada menit ke-73.
Kim mengambil eksekusi, tetapi bola masih mampu diamankan penjaga gawang Persiku.
Gol Bagus Cahaya Bawa PSGC Kembali Unggul
PSGC akhirnya kembali unggul pada menit ke-74.
Pemain pengganti Bagus Cahaya langsung memberikan dampak setelah mencetak gol melalui tendangan kaki kiri.
Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-2 untuk keunggulan PSGC Ciamis.
Persiku mencoba merespons dengan meningkatkan tekanan.
Namun, PSGC justru beberapa kali memperoleh ruang untuk melancarkan serangan balik.
Semenit berselang, Akmal Juanda yang juga baru masuk ke lapangan mendapatkan peluang emas.
Ia melepaskan tendangan keras dari jarak jauh, tetapi bola masih mengarah ke kiper Persiku.
PSGC kembali mengancam pada menit ke-77. Athaya menusuk hingga ke area mulut gawang Persiku.
Namun, penyelesaiannya masih melambung di atas mistar.
Persiku kemudian berusaha menyamakan kedudukan melalui situasi bola mati.
Pada menit ke-81, William Corea mendapatkan peluang lewat tendangan akrobatik setelah menerima umpan dari sepak pojok.
Namun, tendangannya masih terlalu lemah dan mengarah langsung ke kiper PSGC, Yovi.
Memasuki menit-menit akhir, Persiku terus berusaha mengejar ketertinggalan.
Akan tetapi, PSGC mampu menjaga keunggulan.
Athaya kembali memperoleh peluang pada menit ke-87.
Ia melepaskan tendangan, tetapi bola masih menyamping di sisi kiri gawang Persiku.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 1-2.
PSGC Ciamis pun berhasil membawa pulang tiga poin dari Stadion Sultan Agung, Bantul.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Laskar Singacala setelah sebelumnya kalah dari Semen Padang.














