“Tim penilai kami ajak melihat langsung bagaimana program ketahanan pangan yang kami jalankan. Kami ingin menunjukkan bahwa program ini tidak hanya sebatas perencanaan, tetapi sudah berjalan dan memberikan hasil,” katanya.
Selain meninjau program ketahanan pangan, tim Mabes Polri juga mengunjungi sejumlah program unggulan lainnya.
Seperti Pasar Desa Rancah yang menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes).
Pos Siskamling Dusun Cibeureum yang pernah meraih prestasi tingkat Polda Jawa Barat.
Serta lokasi pengolahan sampah yang memiliki nilai ekonomi.
Dedi berharap program ketahanan pangan di Desa Rancah terus berkembang sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Menurutnya, desa harus terus berinovasi agar mampu menciptakan kemandirian ekonomi sekaligus mendukung program pembangunan nasional.
“Harapan kami, program ini terus berkembang, hasilnya semakin meningkat, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Dengan begitu, ketahanan pangan desa semakin kuat dan kesejahteraan warga juga ikut meningkat,” pungkasnya.














