banner 720x220
News  

Polres Ciamis Pasang Pipa 300 Meter untuk 80 KK di Mekarjadi yang Kesulitan Air

Kapolres Ciamis, AKBP Eko Iskandar saat memasang saluran pipa di mata air Cirumanja, Mekarjadi, Kecamatan Sadananya. (Dok, foto. Kondusif.com/fauza)
Kapolres Ciamis, AKBP Eko Iskandar saat memasang saluran pipa di mata air Cirumanja, Mekarjadi, Kecamatan Sadananya. (Dok, foto. Kondusif.com/fauza)

Mekarjadi menjadi salah satu lokasi yang telah disurvei dan kemudian ditangani.

Eko mengatakan kondisi geografis menjadi salah satu pertimbangan.

Warga harus menempuh jalan yang cukup jauh dan menurun untuk mencapai sumber air. Kondisi tersebut menyulitkan warga, terutama mereka yang sudah lanjut usia.

“Ini salah satunya karena kita sudah survei juga. Jalannya cukup jauh dan turun. Sangat susah, khususnya bagi masyarakat yang sudah usia,” ujarnya.

Sebelumnya, Polres Ciamis juga membuat sumur bor di Desa Mangunjaya, Kecamatan Cisaga.

Eko mengatakan sumur tersebut telah mengeluarkan air dan dapat digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menurut dia, kepolisian akan melanjutkan penanganan di sejumlah titik lain sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Sumur Warga Mengering

Pengurus air di wilayah tersebut, Ajat Sudrajat, mengatakan persoalan kekurangan air muncul setiap musim kemarau.

Kondisi itu semakin terasa ketika hujan tidak turun dalam waktu yang cukup lama.

“Setiap kemarau kejadian membutuhkan air sangat terus-menerus. Di sini sangat dibutuhkan air,” kata Ajat.

Menurut dia, sumur milik warga yang rata-rata memiliki kedalaman sekitar 15 meter ikut mengering. Akibatnya, sebagian besar warga bergantung pada sumber air Cirumanja.

“Sumur-sumur di sini pada punya, cuma kering semua. Kedalaman sumur biasa itu 15 meter, sudah tidak ada air,” ujarnya.

Ajat mengatakan mata air Cirumanja menjadi salah satu sumber air yang masih dapat diandalkan warga.

Selama ini, warga harus turun ke lokasi sumber air untuk mengambil air, kemudian membawanya kembali ke permukiman.

“Alhamdulillah sumber air Cirumanja, setahu saya tidak pernah surut,” kata dia.

Dengan pemasangan pipa tersebut, warga kini memiliki akses yang lebih dekat menuju tempat penampungan air.

Ajat pun menyampaikan terima kasih kepada pihak yang terlibat dalam bantuan tersebut.

“Selaku warga di sini saya sangat mengucapkan banyak-banyak terima kasih, terutama kepada semua yang betul-betul peduli kepada masyarakat,” ujarnya.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *