banner 720x220
News  

PADes Rancah Jadi Penopang, Pemotongan Dana Desa Tak Ganggu Pelayanan

Kepala Desa Rancah Dedi Hidayat (tengah), didampingi Bhabinkamtibmas Aiptu Yedi Setiyadi (kanan) dan Babinsa Serda Yudini (kiri), sebagai representasi Tiga Pilar Desa Rancah. (Dok, foto. Tim kondusif.com)
Kepala Desa Rancah Dedi Hidayat (tengah), didampingi Bhabinkamtibmas Aiptu Yedi Setiyadi (kanan) dan Babinsa Serda Yudini (kiri), sebagai representasi Tiga Pilar Desa Rancah. (Dok, foto. Tim kondusif.com)

Dengan kemandirian tersebut, kata dia, pemerintah desa akan memiliki ruang yang lebih luas untuk tetap menjalankan program pembangunan meski terjadi perubahan kebijakan anggaran.

“Kami berharap desa-desa lain juga terus mengembangkan potensi yang dimiliki sehingga memiliki sumber pendapatan asli desa. Dengan begitu pembangunan bisa tetap berjalan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ucapnya.

Sebelumnya, Tim Penilai Lomba Tiga Pilar Tingkat Nasional dari Korbinmas Baharkam Polri turut meninjau sejumlah aset dan program unggulan Desa Rancah.

Salah satunya Pasar Desa Rancah, yang menjadi sumber utama Pendapatan Asli Desa sekaligus penopang pembangunan di wilayah tersebut.

Selain pasar desa, tim juga mengunjungi Pos Siskamling Dusun Cibeureum, lokasi pengolahan sampah bernilai ekonomi.

Serta program ketahanan pangan berupa peternakan sapi dan kambing.

Bagi Pemerintah Desa Rancah, keberhasilan mengelola aset desa tidak hanya menjadi nilai tambah dalam penilaian Lomba Tiga Pilar Nasional.

Tetapi juga menjadi bukti bahwa desa mampu membangun kemandirian ekonomi.

Demi menjaga keberlangsungan pelayanan publik kepada masyarakat.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *