Kisah serupa disampaikan Sari, pasien kanker payudara yang telah menjalani dua kali operasi. Baginya, bantuan yang diterima juga memiliki arti besar bagi keluarga.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis, YKI Cabang Ciamis, Baznas Ciamis, tenaga kesehatan serta kader PKK di daerah yang selama ini ikut memberikan perhatian dan dukungan.
“Bantuan ini sangat bermakna dan bermanfaat serta dapat meringankan beban hidup keluarga,” ujar Sari.
Ia berharap seluruh pihak yang selama ini memberikan pendampingan dan kepedulian mendapatkan balasan kebaikan.
“Terima kasih kepada Pemkab Ciamis, YKI Cabang Ciamis, Baznas Ciamis, para tenaga kesehatan dan rekan-rekan PKK di daerah yang telah ikut membantu. Semoga dibalas dengan pahala kebaikan,” katanya.
YKI Ciamis Semai Harapan
Kisah Nuraeni dan Sari menjadi bagian dari kegiatan YKI Cabang Ciamis yang memberikan santunan kepada para pasien kanker dengan mengusung tema “Menyemai Harapan, Mendukung Ketangguhan Pejuang Kanker.”
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung PKK Ciamis dan dihadiri Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya, Sekda Kabupaten Ciamis Dr. Andang Firman Triadi, Ketua YKI Cabang Ciamis Hj. Kania Ernawati Herdiat Sunarya, jajaran pengurus YKI, unsur Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Baznas, Bank BJB Ciamis, Direktur RSUD Ciamis, para kepala puskesmas se-Kabupaten Ciamis serta para penerima santunan.
Kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa perjuangan pasien kanker tidak hanya menjadi urusan individu dan keluarganya. Ada kepedulian pemerintah, organisasi sosial, tenaga kesehatan, kader PKK, lembaga zakat, dunia usaha dan masyarakat yang dapat menjadi bagian dari dukungan.
Bagi Nuraeni dan Sari, bantuan tersebut mungkin tidak menghapus seluruh kesulitan yang mereka hadapi. Namun, kepedulian itu menghadirkan satu pesan penting: mereka tidak sendirian dalam menjalani perjuangan.
Semangat kedua pasien tersebut juga menjadi pengingat bahwa di tengah beratnya menghadapi penyakit, manusia tetap membutuhkan harapan, dukungan dan keberanian untuk terus berikhtiar.
Kegiatan santunan berlangsung aman dan kondusif. Lebih dari sekadar penyerahan bantuan, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menguatkan para pasien agar tetap memiliki semangat menjalani kehidupan bersama keluarga dan terus mengikuti proses penanganan sesuai arahan tenaga kesehatan.***
Reporter: Hasna Ismie Lutfiyah














