Ciamis,Kondusif.com,- Gebrakan Lapas Kelas IIB Ciamis dalam meluncurkan album lagu karya warga binaan ternyata menyimpan cerita kolaborasi yang luar biasa di belakang layar. Usut punya usut, proyek seni ini melibatkan kerja sama apik antara pihak lapas, yayasan sosial, hingga label musik yang sukses mendaftarkan hak cipta lagu-lagu tersebut agar menghasilkan royalti.
Yayasan Bakti Anak Negeri Cabang Kabupaten Ciamis menjadi salah satu aktor penting di balik layar.
Mereka memfasilitasi bakat para warga binaan hingga mampu menembus industri musik nasional.
”Kami sudah menjalin kerja sama melalui MoU selama satu tahun lamanya dengan pihak Lapas Kelas IIB Ciamis terkait pembinaan seni, keagamaan di lingkungan lapas,” ujar Ketua Yayasan Bakti Anak Negeri Cabang Kabupaten Ciamis, Rama Pratama Putra, S.Pd., di sela-sela kegiatan, Pra Launching Album, Senin (18/5/2026).
Kantongi Royalti dan Gandeng Musisi Bandung ke Artis Nasional
Rama menjelaskan bahwa lagu-lagu di album ini murni merupakan buah pikiran dan ciptaan warga binaan Lapas Ciamis.
Guna membawa karya ini ke tingkat yang lebih profesional.
Pihaknya kemudian menggandeng KZ Musik Bandung Official Bandung.
Melalui kerja sama tersebut, label musik asal Bandung ini bertindak sebagai narahubung langsung ke sejumlah artis nasional.
Langkah ini sekaligus memastikan bahwa hak cipta karya narapidana tersebut terlindungi dan menghasilkan royalti.
”Lagu ciptaan warga binaan ini kita royaltikan hak ciptanya kepada KZ Musik Bandung dan artis nasional. Jadi, karya mereka resmi terdaftar,” jelas Rama.














