Ciamis,Kondusif.com,- Kehadiran Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa, membawa suntikan motivasi mendalam bagi ratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis.
Politisi senior ini hadir langsung dalam acara Pra-Launching Album dan Penyuluhan Narkoba yang digelar di Lapas Ciamis, Senin (18/5/2026).
Turut hadir mendampingi dalam acara tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis, Mohamad Ijudin.
Dalam sambutannya, Agun Gunandjar menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas penyerahan penghargaan dari Original Rekor Indonesia (ORI) untuk album musik karya warga binaan Lapas Ciamis.
Agun mengaku bangga karena karya dari balik jeruji besi ini sekarang tidak hanya sekadar ditampilkan, tetapi mendapat pengakuan rekor nasional.
”Setahu saya ini lagu bukan pertama, tempo hari saya sempat suruh orang nyanyi di sini dan ditampilkan juga karyanya. Tapi sekarang, tampilnya bukan sekadar tampil, tapi dapat rekor ORI! Ini capaian yang membuktikan kepada seluruh warga binaan di Indonesia bahwa kalian adalah manusia luar biasa yang mampu berkarya,” ujar Agun di hadapan para warga binaan, Senin (18/5/2026).
Pesan Menyentuh: ‘Tuhan Tidak Melihat Status Sosial’
Di hadapan warga binaan, Agun menyelipkan pesan religius dan filosofis yang sangat menyentuh hati.
Ia mengingatkan bahwa di mata Allah SWT, status sebagai narapidana tidak menjadi penghalang bagi seseorang untuk menjadi hamba yang mulia.
”Allah melihat manusia itu tidak dari jabatan, pangkat, atau status sosialnya, melainkan dari amal perbuatannya. Tuhan itu Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Pemurah, dan Maha Pemaaf. Oleh karena itu, tidak ada satu pun manusia di muka bumi ini yang tidak diberi harapan untuk menuju kesempurnaan hidup yang lebih bahagia. Pintu itu tidak ditutup oleh Allah,” tuturnya.
Agun pun mengajak seluruh warga binaan untuk terus merawat mimpi dan harapan masa depan yang lebih baik, meskipun saat ini mereka sedang menjalani masa hukuman.
Menurutnya, waktu terus berjalan dari detik, menit, jam, hingga tahun, dan setiap manusia harus memegang teguh prinsip keimanan kepada Tuhan.
”Artinya, kalau kita bicara hari Senin hari ini, jika niat kita kuat, seluruh perbuatan kita yang lalu itu bisa dimaafkan,” tambahnya yang langsung disambut anggukan khidmat para warga binaan.
Sukses Cetak Rekor ORI, Agun: ‘Yang Lalu Biarlah Berlalu’
Agun sempat berdialog langsung dengan para warga binaan untuk memastikan pesan moralnya tersampaikan.














