CIAMIS,Kondusif.com,- Masjid Aisyah Dewan Pimpinan Persatuan Islam (PERSIS) Kabupaten Ciamis di Dusun Cimara, Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, resmi digunakan setelah pembangunan rampung. Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar hadir dalam peresmian sekaligus penandatanganan prasasti masjid tersebut, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Peresmian itu bukan sekadar menandai selesainya pembangunan fisik.
Masjid diharapkan berkembang menjadi ruang pembinaan, pendidikan keagamaan, sekaligus tempat masyarakat memperkuat persatuan.
Eko mengatakan keberadaan masjid memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar tempat beribadah.
Dari masjid, kata dia, masyarakat dapat membangun silaturahmi dan menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Polri sangat mendukung kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan seperti ini. Masjid bukan hanya tempat untuk beribadah, tetapi juga dapat menjadi pusat pembinaan umat dan mempererat persatuan,” ujar Eko.
Menurut dia, hubungan antara kepolisian dengan tokoh agama dan masyarakat juga penting untuk menjaga keamanan.
Karena itu, Polres Ciamis akan terus membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.
“Sinergitas dengan para tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam bersama-sama menjaga keamanan serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” katanya.
Dibangun di atas tanah wakaf
Peresmian Masjid Aisyah berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat menghadiri kegiatan tersebut.
Di antaranya perwakilan Pemerintah Kabupaten Ciamis, Kapolres Ciamis, Wakil Ketua DPRD Ciamis, Kepala Kemenag Ciamis, Ketua DMI, Ketua MUI, Ketua PCNU, Ketua Muhammadiyah, jajaran Persis, unsur TNI, serta masyarakat setempat.
Rangkaian acara berlangsung dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, laporan pembangunan, pemutaran dokumentasi proses pembangunan, sambutan pemerintah daerah, tausyiah, hingga penandatanganan prasasti.
Di balik berdirinya masjid itu terdapat wakaf almarhum H. Omay Komarudin.
Ia mewakafkan tanah seluas sekitar 450 bata atau 6.300 meter persegi untuk pembangunan masjid.
Pembangunan dimulai pada 18 Agustus 2025. Setahun kemudian, tepatnya 20 Agustus 2026, pembangunan dinyatakan selesai.














