“Yang paling penting adalah bagaimana kita tetap berani melangkah, tetap rendah hati ketika berhasil, dan tetap tegar ketika menghadapi kegagalan,” katanya.
Pesan itu sejalan dengan nilai yang ingin ditanamkan melalui kegiatan kepramukaan.
Seorang Pramuka, kata Herdiat, bukan mereka yang selalu berada dalam kondisi mudah, melainkan mereka yang mampu menghadapi kesulitan dengan disiplin, keberanian, dan semangat pantang menyerah.
32 Anggota Bawa Nama Ciamis
Ketua Kwarcab Ciamis Nanang Permana mengatakan Jamnas XII akan mempertemukan kontingen dari 514 kabupaten dan kota di Indonesia.
Selain itu, sejumlah peserta dari negara tetangga juga dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut.
Kontingen Ciamis berjumlah 32 orang. Mereka terdiri atas satu regu putra dan satu regu putri, masing-masing beranggotakan 16 orang.
Kontingen juga didampingi dua pendamping putra dan dua pendamping putri, serta masing-masing satu pimpinan kontingen putra dan putri.
Para peserta merupakan anggota Pramuka golongan Penggalang dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Ciamis.
Mereka terlebih dahulu melalui proses seleksi sebelum ditetapkan sebagai bagian dari kontingen.
Nanang berharap Jamnas XII tidak sekadar menjadi perjalanan untuk mengikuti agenda nasional.
Lebih dari itu, ia ingin para peserta memperoleh pengalaman yang bisa meningkatkan kemandirian, kepemimpinan, wawasan, dan kemampuan membangun persaudaraan.
Jamnas XII 2026 dijadwalkan berlangsung di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, pada 13-20 Agustus 2026.
Selama sepekan kegiatan, peserta akan berinteraksi dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah dan negara.
Bagi kontingen Ciamis, kesempatan itu menjadi momentum untuk menguji kemampuan sekaligus memperkenalkan karakter Pramuka dari daerahnya.
Prestasi boleh dikejar, tetapi sikap dan pengalaman yang dibawa pulang menjadi bagian yang tidak kalah penting.














