banner 720x220
News  

Ketua RT di Rajadesa Ciamis Terbaring karena Tumor Ganas, Warga dan Pemerintah Turun Tangan

CIAMIS,Kondusif.com,- Hampir dua tahun Ukim menjalani hari-hari dengan sakit pada kaki kirinya. Ketua RT 07/RW 03 Kampung Sirnamulya, Desa Sirnajaya, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, itu kini lebih banyak menghabiskan waktu di atas tempat tidur.

Tumor yang semula berukuran kecil perlahan membesar. Kondisi tersebut kemudian membuat luka pada kaki kirinya semakin parah hingga Ukim kesulitan beraktivitas.

Di rumah sederhana itu, keluarga terus merawat Ukim dengan kemampuan yang mereka miliki.

Luka pada kakinya harus dibalut menggunakan kain kasa.

Namun, perawatan yang berlangsung setiap hari membutuhkan biaya, sementara kondisi ekonomi keluarga semakin terbatas.

Istri Ukim mengatakan keluarga sudah menjual sejumlah aset untuk memenuhi kebutuhan pengobatan dan kehidupan sehari-hari.

Sembilan ekor kambing, sebuah saung ayam, serta dua sepeda motor telah dilepas.

“Awalnya tumor itu kecil, lama-kelamaan membesar. Sampai sekarang kami sangat membutuhkan biaya untuk perawatan sehari-hari,” ujar istri Ukim.

Satu per satu barang milik keluarga dijual. Pilihan itu ditempuh agar kebutuhan Ukim tetap terpenuhi.

Sebelumnya, Ukim juga sempat menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit.

Dari pemeriksaan tersebut, keluarga mendapat saran agar Ukim menjalani kemoterapi.

Namun, saat itu Ukim dan keluarga masih khawatir dan belum siap mengikuti pengobatan tersebut.

Keluarga kemudian mencoba pengobatan alternatif melalui terapi kampung dan obat herbal.

Seiring waktu, kondisi Ukim justru semakin memburuk.

Kini, keluarga berharap Ukim dapat kembali memperoleh penanganan medis yang sesuai.

Mereka juga membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama proses perawatan.

Pemerintah Desa Beri Bantuan

Kondisi Ukim mendapat perhatian Pemerintah Desa Sirnajaya. Lurah Sirnajaya Ade Kosasih mengatakan pemerintah desa telah memberikan sejumlah bantuan kepada keluarga Ukim.

Bantuan tersebut antara lain kepesertaan KIS, bantuan langsung tunai (BLT) Desa, serta bantuan beras.

Ade mengatakan pemerintah desa terus memantau kondisi Ukim.

Ia mengakui kebutuhan keluarga masih cukup besar karena Ukim membutuhkan perawatan secara berkelanjutan.

“Alhamdulillah perhatian pemerintah desa sudah diterima Ukim. Namun, yang menjadi kendala saat ini adalah Ukim masih membutuhkan perawatan, sementara kondisi keluarga sudah tidak memiliki materi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Ade saat mengunjungi rumah Ukim, Rabu, 9 September 2026.

Menurut Ade, bantuan yang telah diberikan belum sepenuhnya menjawab kebutuhan keluarga.

Karena itu, perhatian dari berbagai pihak masih dibutuhkan agar Ukim bisa memperoleh perawatan.

Perhatian juga datang dari lingkungan tempat Ukim tinggal.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *