CIAMIS,Kondusif.com,- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Ciamis menyiapkan pola baru untuk membangun komunikasi dengan organisasi kemasyarakatan. Salah satu gagasan yang muncul ialah mengemas sarasehan ormas dalam suasana yang lebih cair melalui kegiatan berkemah.
Gagasan tersebut disampaikan Kepala Kesbangpol Kabupaten Ciamis, Dr. R. Yadi Tisyadi, seusai kegiatan Sarasehan dan Dialog Interaktif Peran Ormas dalam Mendukung Kegiatan di Ciamis di Gedung Serbaguna Kecamatan Baregbeg, Senin, 28 September 2026.
Menurut Yadi, forum sarasehan tidak harus selalu berlangsung dalam suasana formal.
Pemerintah ingin menciptakan ruang yang memungkinkan pengurus organisasi berinteraksi lebih leluasa sekaligus menyampaikan aspirasi tanpa sekat.
“Ke depannya bentuk sarasehan ini supaya lebih kekeluargaan lagi,” kata Yadi.
Ingin Aspirasi Mengalir Lebih Bebas
Yadi mengatakan format pertemuan melalui camping menjadi salah satu pilihan yang dipertimbangkan.
Dengan suasana yang lebih santai, ia berharap komunikasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dapat berlangsung lebih terbuka.
“Jadi, dengan dilaksanakan melalui kemping gitu,” ujarnya.
Menurut dia, forum dengan konsep tersebut dapat memberikan ruang lebih luas bagi pengurus organisasi untuk berbagi informasi dan menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi.
“Supaya lebih keluarlah mengalir gitu informasi terus aspirasinya dari teman-teman organisasi,” kata Yadi.
Kesbangpol sebelumnya telah memiliki pengalaman menggelar kegiatan yang mempertemukan berbagai organisasi kemasyarakatan dalam format jambore.
Yadi menyebut kegiatan tersebut pernah dilakukan sekitar tiga tahun lalu.
Ia mengatakan kegiatan itu pernah digelar ketika pejabat yang kini menjabat Sekretaris Daerah Ciamis masih memimpin Kesbangpol.
Karena itu, gagasan membuat pertemuan ormas dengan suasana yang lebih cair bukan sepenuhnya konsep baru.
443 Ormas Jadi Potensi Partisipasi
Kesbangpol mencatat terdapat 443 organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Ciamis.














