Setelah memeriksa seluruh dokumen persyaratan, panitia menyatakan keempat peserta memenuhi syarat.
Mereka kemudian mengikuti rangkaian tes yang terdiri atas tes tertulis, praktik komputer, dan wawancara.
Pada Senin, 24 Agustus 2026, peserta mengikuti tes tertulis dan praktik komputer.
Setelah itu, panitia melanjutkan proses dengan tes wawancara.
Untuk tahap wawancara, panitia memilih melakukan penilaian secara langsung.
Iwa mengatakan metode tersebut memungkinkan tim seleksi menggali kemampuan dan wawasan peserta, termasuk pemahaman mereka mengenai kondisi Desa Bendasari dan masyarakatnya.
“Kami ingin tahu persis wawasan dan kemampuan calon, termasuk mengetahui kaitannya dengan lokal Desa Bendasari dan masyarakat Bendasari,” katanya.
Iwa menegaskan seluruh tahapan berjalan berdasarkan rencana kerja tindak lanjut yang telah disusun sejak awal.
Panitia juga berkomitmen menjalankan proses seleksi sesuai regulasi dan menghindari intervensi dalam penilaian.
1 Orang Akan dipilih
Sementara itu, Kepala Desa Bendasari Jalil Kurdiana mengatakan pemerintah desa menyerahkan seluruh proses seleksi kepada panitia setelah menerbitkan SK kepanitiaan.
Menurut Jalil, pemerintah desa tidak melakukan intervensi terhadap proses rekrutmen tersebut.
Setelah panitia menyelesaikan seluruh tahapan, hasil seleksi akan diserahkan kepada pemerintah desa untuk ditindaklanjuti.
Dari empat peserta yang mengikuti seleksi, satu orang nantinya akan dipilih untuk mengisi jabatan Kasi Pemerintahan Desa Bendasari.
Panitia berharap keterlibatan pihak eksternal dalam sejumlah tahapan dapat membantu menghasilkan proses seleksi yang objektif sekaligus mendapatkan calon perangkat desa terbaik untuk mengisi posisi tersebut.














