Peeradol Chamrasamee memanfaatkan serangan balik cepat untuk melepaskan tembakan yang menaklukkan kiper Indonesia, Emil Audero. Thailand berbalik unggul 2-1.
Indonesia berada dalam tekanan karena waktu pertandingan semakin menipis.
Namun, skuad Garuda tidak menyerah.
Enam menit kemudian, Elkan Baggott muncul sebagai penyelamat.
Bek Timnas Indonesia itu mencetak gol setelah meneruskan umpan tarik Rizky Ridho.
Skor kembali sama kuat 2-2 pada menit ke-116.
Indonesia mencoba mencari gol kemenangan di sisa pertandingan. Thailand pun bertahan mati-matian.
Sampai 120 menit berakhir, tidak ada gol tambahan.
Indonesia Sempurna di Adu Penalti
Juara FIFA ASEAN Cup 2026 akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.
Indonesia tampil tenang. Empat eksekutor Garuda, yakni Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, berhasil menjalankan tugasnya.
Sebaliknya, Thailand kehilangan momentum setelah dua penendangnya, Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya, gagal mencetak gol.
Indonesia akhirnya menang 4-2 dalam drama adu penalti.
Kemenangan tersebut memastikan Indonesia menjadi juara pertama FIFA ASEAN Cup sejak turnamen tersebut digelar.
Gelar ini sekaligus menjadi trofi perdana Indonesia di level kompetisi sepak bola Asia Tenggara tersebut.
Perjalanan Indonesia menuju final sebelumnya juga berlangsung dramatis.
Garuda memastikan tiket ke partai puncak setelah menghajar Bangladesh 9-2 pada laga terakhir Grup A.
Indonesia kemudian berhadapan dengan Thailand yang menjadi juara Grup B.
Thailand sebenarnya datang ke final dengan modal kuat, meski kalah 1-2 dari Filipina pada pertandingan terakhir fase grup.
Final di SUGBK sekaligus menjadi penutup edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026.
Sebanyak 67 ribu lebih tiket pertandingan final dilaporkan sold out, menandakan tingginya antusiasme suporter terhadap perjuangan Timnas Indonesia.














