“Yang jelas kami fokus ke tim yang sudah terbentuk sekarang. Hasil hari ini kurang baik dan tentu harus kami evaluasi,” ujarnya.
Selain aspek taktik, Herry menilai gol pertama Semen Padang yang sempat dianulir lalu disahkan melalui VAR sedikit memengaruhi ritme permainan anak asuhnya.
Meski demikian, ia meminta para pemain tidak larut dalam keputusan wasit dan tetap menyelesaikan pertandingan hingga 90 menit.
“Saya terus memberi motivasi kepada pemain. Apa pun kejadiannya, pertandingan harus diselesaikan di lapangan,” katanya.
Usai menelan kekalahan kandang kedua musim ini, Herry memastikan PSGC akan segera berbenah sebelum menjalani laga tandang berikutnya di Pati, Kudus.
Ia berharap timnya tampil lebih variatif dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.














