banner 720x220
News  

Hari Juang Polri, Polres Ciamis Kembali Mengingat Perjuangan Moehammad Jasin

Perubahan itu menuntut setiap anggota mampu menjaga kepercayaan publik melalui tindakan yang terukur dan responsif.

Di Ciamis, ia meminta semangat para pendahulu menjadi dorongan bagi personel untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Pada saat yang sama, polisi tetap harus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Nilai patriotisme dan semangat pengabdian tersebut harus terus kita implementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujarnya.

Bacakan Sejarah Hari Juang Polri

Upacara tersebut diisi sejumlah rangkaian, mulai dari Mars Polri, pembacaan sejarah singkat Hari Juang Polri, Proklamasi Polisi, Andhika Bhayangkari, Hymne Polri, hingga doa.

Bagi Eko, rangkaian itu menjadi pengingat bahwa institusi kepolisian memiliki sejarah panjang dalam mempertahankan kemerdekaan.

Kini, tantangannya berubah menjadi bagaimana polisi mempertahankan kepercayaan masyarakat.

Seorang warga yang mengikuti momentum tersebut menilai peringatan Hari Juang Polri penting untuk mengingatkan polisi pada akar pengabdiannya.

“Kami berharap semangat perjuangan para pendahulu Polri terus menjadi motivasi bagi anggota kepolisian saat ini untuk semakin dekat dengan masyarakat,” katanya.

Hari Juang Polri, pada akhirnya, bukan hanya tentang masa lalu.

Bagi Polres Ciamis, sejarah itu menjadi cermin untuk melihat kembali bagaimana polisi menjalankan tugasnya hari ini.

Upacara berakhir sekitar pukul 07.30 WIB. Setelah itu, aktivitas kedinasan kembali berjalan seperti biasa.

Namun, pesan dari peringatan tersebut tetap sama: perjuangan Moehammad Jasin dan para pendahulu Polri tidak berhenti sebagai catatan sejarah, tetapi harus diteruskan melalui pengabdian yang dirasakan masyarakat.

Hasna/Kondusif.com
banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *