“Ini bukti bahwa kalau kita gotong royong, acara sebesar apa pun bisa jalan,” katanya.
Jalan santai menjadi pilihan panitia karena dapat melibatkan berbagai kelompok usia.
Warga tidak hanya berkumpul untuk mengikuti rute yang telah disiapkan, tetapi juga menikmati suasana perayaan kemerdekaan bersama keluarga dan tetangga.
Setelah jalan santai, panitia menggelar hiburan rakyat. Suasana kemudian semakin ramai ketika pengundian doorprize dimulai.
Satu unit sepeda motor menjadi hadiah utama yang paling ditunggu peserta. Pengumuman hadiah tersebut membuat perhatian warga tertuju pada panggung pengundian.
Ingin menggandeng pemerintah
Iqbal mengatakan panitia tidak ingin kegiatan tersebut berhenti sebagai agenda tahunan.
Ia berharap Gema Kemerdekaan dapat berkembang dengan melibatkan lebih banyak masyarakat dan berbagai pihak.
“Harapan ke depan acaranya bisa lebih meriah lagi. Kami juga ingin bersinergi lebih luas, tidak hanya dengan desa, tapi bisa menggandeng pemerintah kecamatan bahkan kabupaten,” ucapnya.
Menurut dia, kolaborasi yang lebih luas dapat membuka peluang bagi kegiatan serupa untuk dikemas lebih besar tanpa menghilangkan semangat gotong royong yang menjadi dasar pelaksanaannya.
Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI itu pun ditutup dengan hiburan dan pengundian hadiah. Bagi warga Harjawinangun dan sekitarnya, jalan santai tersebut bukan sekadar kegiatan olahraga, melainkan ruang untuk merayakan kemerdekaan sekaligus mempererat hubungan antarwarga.














