banner 720x220
News, UMKM  

Datang dari Garut, Fikri Gantungkan Harapan dari Jualan Bendera di Ciamis

Fikri, penjual bendera asal Garut
Fikri, penjual bendera asal Garut

Menurutnya, masyarakat lebih senang melihat kualitas dan ukuran atribut sebelum memutuskan membeli.

“Biasanya tidak terlalu melayani penjualan online. Lebih banyak jualan di pinggir jalan,” katanya.

Bertahun-tahun Datang ke Ciamis

Fikri bukan satu-satunya pedagang asal Garut yang mencari peruntungan di Ciamis.

Menurutnya, hampir seluruh penjual bendera yang membuka lapak di kawasan tersebut berasal dari daerah yang sama.

Jumlah mereka mencapai puluhan orang dan tersebar di berbagai titik strategis.

Selama musim penjualan berlangsung, mereka tinggal sementara di kawasan Gayam sebelum kembali ke Garut setelah pertengahan Agustus.

“Hampir semua dari Garut. Banyak, ada puluhan orang,” tuturnya.

Setiap hari, Fikri mulai berjualan sejak pukul 08.00 WIB hingga sekitar pukul 17.00 WIB.

Ia berencana menutup lapaknya pada 15 Agustus, ketika permintaan atribut kemerdekaan biasanya mulai menurun.

Harapan dari Semangat Kemerdekaan

Bagi Fikri, musim Agustusan bukan sekadar rutinitas tahunan. Momen ini menjadi kesempatan untuk memperoleh penghasilan yang menopang kebutuhan keluarga.

Namun, ia menyadari hasil penjualan tidak selalu sama setiap tahun.

Banyaknya pembeli sangat bergantung pada lokasi berjualan dan antusiasme masyarakat menyambut Hari Kemerdekaan.

“Tahun kemarin lumayan. Kadang ramai, kadang biasa saja. Tergantung tempat jualannya,” katanya.

Karena itu, Fikri berharap semangat masyarakat mengibarkan bendera Merah Putih dan menghias lingkungan kembali meningkat pada tahun ini.

Ia juga berharap seluruh pedagang musiman yang datang dari berbagai daerah dapat memperoleh rezeki yang lebih baik.

“Semoga bulan Agustus ini ramai. Mudah-mudahan semua penjual bendera sukses dan suasana Agustus semakin meriah,” pungkasnya.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *