CIAMIS,Kondusif.com,– Aroma peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Ciamis. Di sepanjang Jalan Mr. Iwa Kusuma Sumantri, tepatnya di depan Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kawasan Islamic Center, deretan bendera Merah Putih dan aneka atribut kemerdekaan telah menghiasi tepi jalan sejak akhir Juli.
Lapak-lapak sederhana itu bukan sekadar menjadi penanda datangnya bulan Agustus.
Di balik kibaran kain merah putih, ada harapan para pedagang musiman yang menggantungkan rezekinya dari semangat masyarakat menyambut hari kemerdekaan.

Salah satunya Fikri (46). Pria asal Garut itu datang ke Ciamis untuk menjual berbagai atribut merah putih hingga pertengahan Agustus.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, ia memilih membuka lapak di pinggir jalan yang ramai dilalui kendaraan.
“Memang jualan musiman,” kata Fikri saat ditemui, Selasa (28/7/2026).
Fikri mengaku bukan produsen atribut yang dijualnya.
LIa hanya bertugas memasarkan barang milik bosnya selama musim perayaan kemerdekaan berlangsung.
“Kalau buat sendiri tidak. Ada bosnya, saya hanya menjual,” ujarnya.
Di lapaknya, beragam atribut kemerdekaan tersusun rapi. Mulai dari bendera Merah Putih berbagai ukuran, umbul-umbul polos.
Umbul-umbul bermotif Garuda, hingga draperi merah putih yang biasa dipasang untuk menghias pagar, gedung, maupun panggung perayaan HUT RI.
Harga yang ditawarkan pun bervariasi. Bendera Merah Putih ukuran sekitar 90 sentimeter dijual mulai Rp20 ribu hingga Rp25 ribu.
Sementara bendera berukuran lebih besar dibanderol sekitar Rp30 ribu dan masih bisa ditawar.
Selain itu, umbul-umbul polos dipasarkan sekitar Rp30 ribu. Adapun umbul-umbul bermotif Garuda dijual seharga Rp45 ribu.
Untuk draperi merah putih berukuran panjang, harganya berkisar antara Rp250 ribu hingga Rp300 ribu, bergantung pada ukuran dan modelnya.














