banner 720x220

Dari Titik Rawan, Satlantas Ciamis Bersama Jasaraharja Bangun Kesadaran Pengendara untuk Selamat Sampai Rumah

Oplus_16908290

CIAMIS,Kondusif.com — Keselamatan di jalan tidak selalu dimulai dari penindakan. Ada langkah yang jauh lebih awal, yakni mengingatkan pengendara agar mengenali risiko sebelum perjalanan berubah menjadi petaka.

Pesan itulah yang kini diperkuat Satlantas Polres Ciamis bersama Jasa Raharja Samsat Ciamis melalui pemasangan puluhan rambu peringatan bertuliskan “Hati-Hati” di sejumlah titik yang dinilai rawan kecelakaan di wilayah hukum Polres Ciamis, Jum’at (25/9/2026).

Langkah tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Namun lebih dari sekadar kegiatan seremonial, pemasangan rambu diarahkan sebagai upaya preventif untuk membangun kewaspadaan pengguna jalan sekaligus menekan risiko kecelakaan.

Kasat Lantas Polres Ciamis AKP ANJAR MAULANA S.T.K.,S.I.K.,M.Si (Foto Dok Kondusif.com)
Kasat Lantas Polres Ciamis Polda Jawa Barat AKP ANJAR MAULANA S.T.K.,S.I.K.,M.Si
(Foto Dok Kondusif.com)

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasat Lantas AKP Anjar Maulana, S.T.K., S.I.K., M.Si. mengatakan persoalan kecelakaan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, upaya pencegahan tidak dapat hanya dibebankan kepada kepolisian.

“Tingginya angka kecelakaan di wilayah hukum Ciamis menjadi PR bagi kita semua. Untuk menekan angka tersebut dibutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pengemudi itu sendiri, para orang tua, termasuk peran serta masyarakat,” ujar Anjar.

Menurut dia, membangun keselamatan berlalu lintas membutuhkan pendekatan yang berkelanjutan. Edukasi dilakukan tidak hanya ketika terjadi pelanggaran, tetapi juga dengan mendatangi masyarakat di tingkat desa, lingkungan sekolah, hingga memanfaatkan media massa dan media sosial.

Polantas bersama Bhabinkamtibmas juga terus bergerak menyampaikan pemahaman kepada masyarakat.

Tujuannya sederhana, agar kesadaran terhadap keselamatan tumbuh dari kebiasaan sehari-hari, bukan semata karena takut terhadap sanksi.

Dalam konteks itu, keberadaan rambu peringatan di titik rawan menjadi bagian penting dari pesan keselamatan. Rambu mengingatkan pengendara untuk menyesuaikan kecepatan, meningkatkan konsentrasi, serta lebih memperhatikan kondisi jalan dan lingkungan sekitar.

Anjar mengingatkan, pengendara harus memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan kendaraan siap digunakan.

Pemeriksaan kendaraan sebelum perjalanan, penggunaan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, sabuk keselamatan bagi pengemudi maupun penumpang mobil, serta kelengkapan surat kendaraan menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan.

Pengendara juga diminta mematuhi marka dan rambu lalu lintas, tidak menggunakan telepon seluler ketika berkendara, serta menghindari perilaku yang berisiko.

Kecepatan pun harus disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi jalan. Sebab, laju kendaraan yang tinggi tanpa keterampilan dan kewaspadaan yang memadai dapat memperbesar konsekuensi ketika terjadi keadaan darurat. Pada persimpangan, pengendara juga diingatkan untuk tidak menerobos lampu merah.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *