banner 720x220

Bukan Sekadar Lomba, LT II Pramuka Cikoneng Gembleng Karakter dan Disiplin Generasi Muda

Foto: Dodo S.Pd Ketua Kwaran Gerakan Pramuka Kecamatan Cikoneng
Foto: Dodo S.Pd Ketua Kwaran Gerakan Pramuka Kecamatan Cikoneng
Foto: Salah satu para Peserta Sedang Mengikuti Mata Lomba Keterampilan pada LT II Gerakan Pramuka Kwartir Cikoneng
Foto: Salah satu para Peserta Sedang Mengikuti Mata Lomba Keterampilan pada LT II Gerakan Pramuka Kwartir Cikoneng

Ia berharap pembinaan Pramuka ke depan tidak berhenti pada kegiatan perlombaan. Aktivitas kepramukaan diharapkan terus hidup secara rutin di masing-masing pangkalan sehingga nilai-nilai yang diajarkan benar-benar menjadi bagian dari keseharian peserta didik.

“Kegiatan ini harus kontinyu secara rutin, bukan hanya sekadar dalam kegiatan lomba-lomba, tetapi harus ada kegiatan di pangkalan masing-masing sehingga anak memiliki karakter dan bangga sebagai anggota Gerakan Pramuka,” harapnya.

Kepala Sekolah Guyub, Pramuka Jadi Ruang Pembelajaran

Dukungan terhadap pelaksanaan LT II juga disampaikan Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Cikoneng, Asep Saepul, S.Pd., M.Pd.

Ia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik dalam mengembangkan kedisiplinan, kecerdasan, keterampilan serta kemampuan bekerja sama.

Menurut Asep, kegiatan Pramuka memiliki nilai pendidikan yang tidak selalu dapat diperoleh peserta didik hanya melalui pembelajaran di dalam kelas.

“Untuk di wilayah pendidikan Kecamatan Cikoneng, seluruh kepala sekolah mulai dari SD, MI, SMP dan MTs semua guyub bersama dalam menyukseskan kegiatan LT II Gerakan Kwartir Ranting Pramuka Kecamatan Cikoneng,” ungkapnya.

Kebersamaan para kepala sekolah dan satuan pendidikan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan nonakademik.

LT II Gerakan Pramuka Kwaran Cikoneng pada akhirnya tidak hanya berbicara tentang perlombaan dan perolehan nilai. Di balik berbagai mata lomba yang diikuti peserta, terdapat proses pembelajaran untuk membentuk generasi yang disiplin, mandiri, terampil, memiliki kepedulian dan mampu menerapkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.

Dari lapangan Desa Kujang, semangat tersebut kembali ditegaskan: Pramuka bukan sekadar seragam dan perlombaan, tetapi proses panjang membentuk karakter generasi untuk menjadi sumber daya manusia yang lebih tangguh dan berkualitas.***

Reporter: Hasna Ismie Lutfiyah

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *