Ciamis,Kondusif.com,- Ketua Baznas Ciamis H. Lili Miftah menyebut kegiatan Guyub Muharam Miasih Yatim Ciamis Barokah bukan sekadar penyaluran santunan bagi anak yatim. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan ikhtiar bersama masyarakat untuk mengetuk pintu langit melalui doa-doa anak yatim.
Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan dalam kegiatan yang digelar di Pendopo Bupati Ciamis, Senin (29/6/2026).
“Momentum Guyub Muharam bukan hanya sekadar penyaluran bantuan, melainkan ikhtiar masyarakat Ciamis mengetuk pintu langit melalui doa anak-anak yatim,” ujar Lili.
Ia mengatakan kegiatan tersebut berlandaskan tiga hal, yakni kebijakan Pemerintah Kabupaten Ciamis yang mendorong penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, regulasi melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, serta ajaran syariat Islam yang memerintahkan umat untuk memuliakan anak yatim.
Lili mengingatkan bahwa Al-Qur’an dan hadis Rasulullah SAW memberikan perhatian besar kepada anak yatim.
Bahkan Rasulullah menjanjikan kedudukan yang dekat di surga bagi orang-orang yang memuliakan dan membahagiakan anak yatim.
Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah bukan hanya memiliki dampak ibadah, tetapi juga menjadi instrumen untuk menghadirkan keadilan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Tujuan akhirnya adalah menghadirkan keadilan sosial, memperkuat ekonomi umat, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Hal itu sejalan dengan visi Kabupaten Ciamis yang religius dan sejahtera,” katanya.
Apresiasi Komitmen Pemkab
Lili juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Ciamis yang terus mendukung pengelolaan zakat melalui Baznas.














