banner 720x220

IPM Ciamis Rayakan Milad ke-65 dengan Menanam Bibit Bersama Siswa SLB

IPM Ciamis rayakan milad ke-65 organisasinya. (Dok, foto. Istimewa)
IPM Ciamis rayakan milad ke-65 organisasinya. (Dok, foto. Istimewa)

CIAMIS,Kondusif.com,- Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Ciamis memilih cara berbeda untuk memperingati Milad ke-65 organisasinya.

Alih-alih menggelar seremoni semata, mereka mengajak siswa-siswi SLB Muhammadiyah Banjarsari mengikuti kegiatan IPM Grow Together 65 yang memadukan kebersamaan, edukasi, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, kader IPM Ciamis dan para siswa SLB Muhammadiyah Banjarsari bersama-sama menanam bibit sayuran.

Aktivitas sederhana itu menjadi bagian utama peringatan milad sekaligus ruang bagi peserta untuk belajar mengenai proses pertumbuhan tanaman.

Penanaman bibit dipilih bukan tanpa alasan. Bagi IPM Ciamis, tanaman yang tumbuh dari bibit dapat menjadi gambaran mengenai proses belajar dan berkembang yang membutuhkan perhatian serta kesabaran.

Karena itu, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk menanamkan nilai kepedulian, baik terhadap lingkungan maupun terhadap sesama.

Merayakan Milad dengan Aksi Bersama

Ketua Umum PD IPM Kabupaten Ciamis, Dwi Sepriyanti, mengatakan peringatan Milad ke-65 menjadi kesempatan bagi organisasi untuk menghadirkan kegiatan yang memberi pengalaman langsung kepada peserta.

Menurut dia, IPM Grow Together 65 dirancang agar kader IPM tidak hanya merayakan bertambahnya usia organisasi, tetapi juga belajar membangun kepedulian melalui interaksi dengan masyarakat.

“Milad ke-65 ini kami jadikan sebagai momentum untuk tumbuh bersama dan menghadirkan kebermanfaatan. Melalui IPM Grow Together 65, kami ingin membangun ruang kebersamaan bersama teman-teman di SLB Muhammadiyah Banjarsari,” ujar Dwi.

Ia menilai penanaman bibit sayuran memiliki pesan yang kuat.

Setiap tanaman membutuhkan waktu untuk tumbuh dan tidak dapat berkembang secara instan.

Begitu pula dengan proses membangun kepedulian dan kebersamaan.

“Penanaman bibit sayuran menjadi simbol bahwa setiap proses pertumbuhan membutuhkan perhatian, kesabaran, dan kebersamaan. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan empati, kepedulian, serta semangat untuk terus memberikan dampak positif,” kata dia.

Kegiatan itu sekaligus memberikan pengalaman kepada kader IPM untuk berinteraksi lebih dekat dengan siswa SLB.

Dari proses tersebut, kader diharapkan semakin peka terhadap lingkungan sosial dan mampu membangun hubungan yang lebih inklusif.

Menanam Kepedulian dari Hal Sederhana

Selain memperingati hari jadi organisasi, IPM Grow Together 65 membawa pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Para peserta tidak hanya menanam bibit, tetapi juga mengenal tahapan sederhana dalam merawat tanaman.

Proses tersebut menjadi pembelajaran yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Peserta dapat melihat bahwa tanaman membutuhkan media tanam, perawatan, dan perhatian agar bisa berkembang.

Pada saat yang sama, aktivitas bersama membuat kader IPM dan siswa SLB memiliki ruang untuk berinteraksi.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *