Fokus utama mereka saat ini adalah memantau setiap jengkal tahapan penanganan perkara, terutama menyangkut perilaku insan KPK.
Langkah preventif ini bertujuan untuk memastikan tidak ada celah bagi penyalahgunaan wewenang di masa depan.
Di sisi lain, Dewas juga melempar bola ke tengah masyarakat.
Mereka mengajak publik untuk tetap cerewet dan memberikan masukan konstruktif.
Pasalnya, independensi dan integritas lembaga antirasuah ini hanya bisa tegak jika mekanisme checks and balances antara internal KPK dan masyarakat berjalan harmonis.
Kini, bola panas pengalihan status tahanan YCQ berada di tangan Dewas.
Akankah pemeriksaan ini mengungkap adanya “main mata” atau murni keputusan hukum yang sah? Publik masih menanti pembuktiannya.














