banner 720x220
News  

BRIN Baca Sejarah Bumi dari 33 Ribu Spesimen Batuan Karangsambung Kebumen

Dok, foto. Istimewa
Dok, foto. Istimewa

Kondusif.com,- Puluhan ribu batuan di kawasan Karangsambung, Kebumen, Jawa Tengah, menjadi arsip perjalanan geologi Indonesia. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengelola lebih dari 33.000 spesimen geodiversitas di kawasan tersebut untuk mengungkap proses pembentukan bumi, pergerakan tektonik purba, hingga potensi mitigasi bencana.

Batuan-batuan itu tidak sekadar menjadi koleksi yang disimpan.

Peneliti BRIN memanfaatkannya sebagai bahan penelitian untuk membaca perubahan lingkungan bumi dari masa ke masa.

PIC Fungsi Layanan Koleksi Ilmiah, KKI Geodiversitas Sukendar Asikin, Direktorat Pengelolaan Koleksi Ilmiah BRIN, Kristiawan Widiyanto, mengatakan batuan yang tersingkap di Karangsambung menyimpan informasi penting mengenai evolusi bumi.

“Jika sejarah manusia ditulis dalam buku, maka sejarah bumi di Karangsambung ditulis dalam batuan,” kata Kristiawan dalam Webinar Koleksi Ilmiah, Senin, 5 Oktober 2026.

Peneliti BRIN mengkaji koleksi tersebut melalui sejumlah tahapan. Mereka terlebih dahulu mengamati karakter batuan secara megaskopis.

Setelah itu, penelitian dapat dilanjutkan melalui analisis mikroskopis dan geokimia di laboratorium.

Dari rangkaian pemeriksaan tersebut, peneliti berusaha menemukan rekaman kondisi lingkungan yang pernah terjadi jutaan tahun lalu.

“Kita bisa melihat yang sebenarnya bukan hanya sekadar batu, tetapi kita sedang membaca rekaman perjalanan bumi yang ada di kawasan Karangsambung ini,” ujar Kristiawan.

Rekaman Tektonik untuk Mitigasi Bencana

Karangsambung juga menyimpan informasi mengenai aktivitas tektonik yang membentuk wilayah Jawa.

Tekanan dari dalam bumi meninggalkan jejak pada batuan, termasuk pada lapisan sedimen yang semula terbentuk secara horizontal.

Ketika lapisan tersebut mengalami patahan atau perubahan posisi, jejaknya dapat membantu peneliti memahami struktur geologi suatu wilayah.

Informasi itu kemudian berguna untuk mengidentifikasi zona yang memiliki potensi pergerakan.

Kristiawan mengatakan penelitian terhadap struktur batuan menjadi salah satu bagian penting dalam kajian kebencanaan.

“Inilah yang biasa dilihat oleh teman-teman yang bergerak di bidang kebencanaan. Hal itu akan membantu melihat bahwa ini adalah zona-zona patahan, zona-zona yang bergerak,” katanya.

Informasi tersebut, lanjut dia, berkaitan dengan berbagai fenomena geologi, termasuk gempa bumi.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *