CIAMIS,Kondusif.com,- Sebanyak 443 organisasi kemasyarakatan atau ormas tercatat di Kabupaten Ciamis. Pemerintah daerah mendorong keberadaan ratusan organisasi itu tidak berhenti pada status administratif, tetapi ikut mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Ciamis, Dr. R. Yadi Tisyadi, mengatakan pemerintah ingin membuka ruang komunikasi yang lebih aktif dengan organisasi kemasyarakatan.
Hal itu disampaikan seusai kegiatan Sarasehan dan Dialog Interaktif Peran Ormas dalam Mendukung Kegiatan di Ciamis di Gedung Serbaguna Kecamatan Baregbeg, Senin, 28 September 2026.
Menurut Yadi, kegiatan tersebut menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan pemerintah dengan berbagai organisasi kemasyarakatan.
Sebanyak sekitar 100 organisasi diundang dalam kegiatan tersebut.
“Yang diundang ada sekitar 100 organisasi,” kata Yadi.
Ia mengatakan pemerintah tidak hanya membutuhkan kehadiran ormas dalam kegiatan formal.
Lebih dari itu, organisasi kemasyarakatan juga diharapkan aktif menyampaikan aspirasi sekaligus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.
433 Ormas dan Potensi
Yadi menyebut jumlah ormas yang tercatat di Kabupaten Ciamis mencapai 443 organisasi.
Angka itu menunjukkan besarnya potensi kelompok masyarakat yang dapat dilibatkan dalam berbagai program pembangunan.
“Seluruhnya ada 443 ormas,” ujarnya.
Karena itu, Kesbangpol berupaya membangun pola komunikasi yang lebih terbuka.
Pemerintah, kata Yadi, ingin mendapatkan masukan langsung dari organisasi mengenai persoalan dan kebutuhan masyarakat.
Ia juga menyebut kegiatan serupa pernah dikembangkan dalam bentuk jambore ormas.
Kini, Kesbangpol mempertimbangkan format pertemuan yang lebih cair agar komunikasi tidak berlangsung sebatas forum resmi.















Respon (2)