banner 720x220

Tak Putus Selama 11 Tahun, Santunan Jumat Keliwon Terus Bergulir di Jambansari Ciamis

Kegiatan santunan rutin bagi anak yatim piatu, duafa, dan lansia digelar di kawasan Situs Jambansari, Ciamis, Jumat (25/9/2026). Kegiatan yang diinisiasi Majelis Salawat Saung Nusarasa Jambansari bersama sejumlah komunitas tersebut telah berlangsung selama 11 tahun. (Dok, foto. Istimewa/direparasi AI)
Kegiatan santunan rutin bagi anak yatim piatu, duafa, dan lansia digelar di kawasan Situs Jambansari, Ciamis, Jumat (25/9/2026). Kegiatan yang diinisiasi Majelis Salawat Saung Nusarasa Jambansari bersama sejumlah komunitas tersebut telah berlangsung selama 11 tahun. (Dok, foto. Istimewa/direparasi AI)

Ciamis,Kondusif.com,- Kegiatan santunan rutin bagi anak yatim piatu, duafa, dan lansia kembali digelar di kawasan Situs Jambansari, Kabupaten Ciamis. Kegiatan yang berlangsung setiap Jumat Keliwon itu telah berjalan selama 11 tahun.

Santunan tersebut digelar oleh Majelis Salawat Saung Nusarasa Jambansari berkolaborasi dengan Balad Santri Pemangku Asih dan Paguyuban Tayo Galuh Ciamis.

Kegiatan berlangsung di area Situs Jambansari, yang juga menjadi makam keramat Kanjeng Perbu Adipati Arya Kusuma Diningrat.

Ketua Majelis Salawat Saung Nusarasa sekaligus juru kunci Jambansari, Nandang, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang terus dijaga keberlangsungannya.

“Di sini disampaikan acara kegiatan santunan rutin bulanan setiap Jumat Keliwon di Majelis Salawat Saung Nusarasa Jambansari berkolaborasi dengan Badan Santri Pamangkasih dan Tayo Galuh Ciamis di area Situs Jambansari,” kata Nandang, Jumat (25/9/2026).

Menurut dia, kegiatan sosial tersebut sudah berlangsung selama 11 tahun.

Selama itu pula, para pengelola berupaya mempertahankan kegiatan santunan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sekitar Jambansari.

“Kegiatan ini alhamdulillah sudah berjalan 11 tahun sampai saat ini,” ujarnya.

Ajak Pengusaha Peduli Yatim dan Duafa

Nandang berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga mampu menggerakkan lebih banyak pihak untuk ikut berbagi.

Karena itu, ia mengajak para agnia atau orang-orang yang memiliki kemampuan secara ekonomi, termasuk para pengusaha, untuk menaruh perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.

“Semoga menjadi motivasi kepada para agnia, para pengusaha untuk mencintai anak yatim piatu, duafa, dan lansia yang ada di sekitarnya,” kata Nandang.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *