banner 720x220
News  

Reses di Ciharalang, Asep Rahmat Buka Ruang Warga Sampaikan Keluhan

Anggota DPRD Kabupaten Ciamis Asep Rahmat saat Reses II Tahun Sidang 2026 di Desa Ciharalang, Kecamatan Cijeungjing. (Dok, foto. Kondusif.com)
Anggota DPRD Kabupaten Ciamis Asep Rahmat saat Reses II Tahun Sidang 2026 di Desa Ciharalang, Kecamatan Cijeungjing. (Dok, foto. Kondusif.com)

Ciamis,Kondusif.com,- Anggota DPRD Kabupaten Ciamis Asep Rahmat membuka ruang dialog langsung dengan warga saat menggelar Reses II Tahun Sidang 2026 di Desa Ciharalang, Kecamatan Cijeungjing, Kamis (27/8/2026).

Tidak ingin reses berlangsung satu arah, Asep mengajak masyarakat menyampaikan persoalan yang mereka hadapi secara langsung.

Ia bahkan membuka sesi interaktif agar warga dapat bertanya dan menyampaikan aspirasi tanpa sekadar mendengarkan paparan.

“Tapi kita kolaborasi kesehatan, pendidikan. Kalau ada yang mau disampaikan, silakan kita interaktif saja,” kata Asep saat membuka sesi dialog.

Warga pun memanfaatkan kesempatan tersebut.

Berbagai persoalan kemudian muncul dalam forum, mulai dari biaya pendidikan anak, pengembangan UMKM, fasilitas sekolah hingga persoalan layanan kesehatan.

Warga Sampaikan Persoalan Pendidikan

Salah satu warga menyampaikan persoalan biaya kuliah anaknya.

Ia mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan pendidikan karena anaknya kini sudah memasuki perguruan tinggi.

Warga tersebut sekaligus mengingat kembali komitmen Asep mengenai fasilitasi beasiswa bagi mahasiswa yang membutuhkan.

Menanggapi hal itu, Asep menjelaskan pengalaman yang pernah dilakukannya dalam membantu mahasiswa mengakses program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Ia mengatakan pernah bekerja sama dengan Universitas Galuh untuk membantu proses seleksi penerima KIP.

Dari sejumlah kuota yang tersedia, enam mahasiswa berhasil masuk melalui proses tersebut.

Namun, Asep mengakui pelaksanaan program tersebut tidak selalu berjalan sesuai harapan.

Ia menyebut pada periode 2025-2026, proses kerja sama tersebut belum dapat direalisasikan seperti yang diharapkan.

Rencana Pengembangan UMKM Kembali Dibahas

Warga juga mengingatkan Asep mengenai rencana membantu pelaku UMKM di desa.

Program tersebut sebelumnya pernah disampaikan, tetapi belum sempat terlaksana karena keterbatasan waktu menjelang pemilihan.

Asep mengatakan rencana tersebut memang berkaitan dengan upaya meningkatkan daya saing UMKM melalui program pemasaran berbasis aplikasi.

“Salah satunya UMKM ini agar UMKM berdaya saing. Sekarang saya catat, terima kasih atas masukannya,” ujar Asep.

Ia pun kembali mencatat aspirasi tersebut untuk menjadi bahan tindak lanjut.

Fasilitas SDN 2 Ciharalang Ikut Dikeluhkan

Persoalan sarana pendidikan juga disampaikan warga.

Salah satunya terkait kondisi lapangan SDN 2 Ciharalang yang dinilai belum memadai.

Warga mengatakan siswa kerap harus bergantian menggunakan lapangan ketika latihan maupun perlombaan berlangsung bersamaan.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *