CIAMIS,Kondusif.com,- Penilaian Lomba Tiga Pilar tingkat nasional di Desa Rancah, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, tidak hanya berlangsung di dalam aula. Tim penilai dari Mabes Polri juga turun langsung ke lapangan untuk melihat berbagai program unggulan yang menjadi kekuatan Desa Rancah.
Kepala Desa Rancah Dedi Hidayat mengatakan, sedikitnya ada empat lokasi utama yang dikunjungi tim penilai.
Keempatnya dipilih karena dinilai mencerminkan sinergi antara pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat dalam membangun desa.
“Tim dari Mabes Polri tidak hanya melihat paparan, tetapi juga meninjau langsung sejumlah lokasi yang menjadi unggulan Desa Rancah,” ujar Dedi usai penilaian, Selasa (7/7/2026).
Pasar Desa Jadi Penopang Pembangunan
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Pasar Desa Rancah.
Menurut Dedi, pasar desa menjadi aset strategis yang selama ini memberikan kontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes).
Pendapatan dari pengelolaan pasar kemudian dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Pasar desa merupakan sumber utama yang membantu kami mewujudkan pembangunan. Aset desa ini memberikan kontribusi nyata bagi pelayanan maupun pembangunan di Desa Rancah,” katanya.
Pos Siskamling Berprestasi
Setelah itu, tim penilai melanjutkan kunjungan ke Pos Siskamling Dusun Cibeureum.
Dedi menjelaskan, pos siskamling tersebut bukan lokasi biasa.
Sebelumnya, pos tersebut telah meraih Juara III Lomba Siskamling tingkat Polda Jawa Barat, sehingga kembali menjadi salah satu objek penilaian pada tingkat nasional.
Menurutnya, keberadaan siskamling menjadi bukti bahwa masyarakat Desa Rancah masih menjaga budaya ronda malam dan gotong royong dalam menciptakan keamanan lingkungan.
Pengolahan Sampah Bernilai Ekonomi
Tim Mabes Polri kemudian meninjau lokasi pengolahan sampah yang menjadi salah satu inovasi unggulan Desa Rancah.
Dedi mengatakan, pengelolaan sampah di desanya tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan.














