Sampah juga diolah sehingga memiliki nilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Pengolahan sampah ini menjadi salah satu inovasi desa. Selain menjaga kebersihan lingkungan, sampah juga memiliki nilai ekonomi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, inovasi tersebut turut mendukung Kecamatan Rancah meraih prestasi di bidang kebersihan hingga mengantarkan Kabupaten Ciamis meraih penghargaan di tingkat internasional.
Ketahanan Pangan Sudah Berproduksi
Lokasi terakhir yang dikunjungi adalah kawasan program ketahanan pangan Desa Rancah.
Program yang dibiayai melalui Dana Desa itu diwujudkan dalam bentuk peternakan sapi dan kambing.
Dedi mengungkapkan, program tersebut kini tidak lagi sebatas perencanaan, melainkan sudah berjalan dan mulai memberikan hasil.
“Alhamdulillah peternakan sapi dan kambing yang kami kembangkan melalui program ketahanan pangan sudah berjalan dan mulai menghasilkan,” katanya.
Dedi berharap berbagai inovasi yang ditampilkan dalam penilaian nasional tersebut tidak hanya menjadi nilai tambah dalam perlombaan.
Tetapi juga dapat menginspirasi desa-desa lain untuk terus menggali potensi daerah masing-masing.
Menurutnya, pembangunan desa tidak cukup hanya mengandalkan anggaran pemerintah.
Desa juga perlu menciptakan inovasi, mengelola aset, dan memberdayakan masyarakat agar mampu meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.














