banner 720x220

17 Tahun Gong Perdamaian Dunia Berdiri di Ciamis, Kapolres: Persatuan dan Toleransi Harus Dijaga

Tatar Galuh, menurutnya, mempunyai akar sejarah yang kuat dalam nilai-nilai perdamaian dan kearifan lokal. Nilai tersebut menjadi bagian dari kekayaan budaya yang masih terpelihara hingga sekarang.

Sementara itu, Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya, M.M., menyampaikan bahwa Gong Perdamaian Dunia yang berada di Ciamis merupakan salah satu gong terbesar.

Keberadaan Gong Perdamaian Dunia di Situs Ciung Wanara Karangkamulyan diharapkan dapat menjadi simbol sekaligus pengingat bagi seluruh umat manusia untuk terus mengedepankan perdamaian dan persamaan tanpa membedakan ras, suku, bahasa maupun agama.

Pesan tersebut dinilai semakin penting di tengah kehidupan masyarakat yang memiliki latar belakang dan perbedaan yang beragam. Perdamaian, bukan hanya menjadi slogan, tetapi perlu diwujudkan melalui sikap saling menghormati dan menjaga kebersamaan.

Masyarakat yang hadir juga memberikan apresiasi terhadap pengamanan yang dilakukan jajaran Polres Ciamis. Kehadiran personel di sejumlah titik dinilai memberikan rasa aman dan nyaman selama kegiatan berlangsung.

“Kami mengapresiasi pengamanan dari kepolisian. Personelnya terlihat berada di lokasi dan kegiatan berjalan tertib serta nyaman. Mudah-mudahan semangat perdamaian dari Gong Perdamaian Dunia ini terus dijaga bersama,” ujar salah seorang masyarakat yang hadir.

Milangkala Ke-17 Gong Perdamaian Dunia di Karangkamulyan akhirnya bukan sekadar memperingati perjalanan sebuah simbol perdamaian selama 17 tahun di Ciamis. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa persatuan, toleransi dan perdamaian perlu terus dirawat bersama.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar dan kondusif.***

Reporter: Hasna Ismie Lutfiyah

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *