Sebuah daerah yang semula memperoleh 60 unit kemudian mendapat tambahan 100 unit.
Gratis untuk Penerima
Becak listrik dalam program tersebut diberikan secara gratis kepada masyarakat.
YGSN menyebut bantuan itu ditujukan untuk membantu pengayuh becak mengurangi beban fisik sekaligus meningkatkan pendapatan.
Firman mengatakan program tersebut berawal dari perhatian terhadap pengayuh becak berusia lanjut yang masih menggunakan kendaraan konvensional.
Selain mengurangi tenaga yang dikeluarkan saat bekerja, becak listrik juga membuat penerima tidak perlu menyewa kendaraan apabila sebelumnya menggunakan becak sewaan.
YGSN meminta penerima menjaga kendaraan dan menggunakannya untuk bekerja.
Becak tersebut tidak boleh dijual, disewakan, digadaikan, ataupun dipindahtangankan.
Untuk mendukung penggunaan kendaraan, pemerintah daerah juga diminta menyiapkan fasilitas pengisian baterai.
Di Ciamis, penerima dapat menyampaikan laporan kerusakan melalui Dinas Perhubungan untuk diteruskan kepada teknisi.
Becak listrik tersebut memiliki garansi satu tahun.
Selama masa garansi, teknisi dan mekanik disiapkan untuk menangani kebutuhan perawatan serta kerusakan.
Dengan target 25.000 unit, penyaluran di Ciamis menjadi salah satu bagian dari distribusi yang masih akan berjalan.
Untuk 2026, YGSN menargetkan 2.500 unit dapat tersalurkan, dengan realisasinya mengikuti ketersediaan produksi.














