banner 720x220

Wamenkes Sebut Kasus TB Masih Tinggi karena Pencegahan Kontak Erat Belum Optimal

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus. (Dok, foto. Kondusif.com/hasna)
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus. (Dok, foto. Kondusif.com/hasna)

Namun, peningkatan penemuan dan pengobatan pasien belum cukup untuk memutus rantai penularan.

Pemerintah kini mendorong pemeriksaan terhadap kontak erat agar orang yang sudah tertular dapat diketahui lebih awal.

Benjamin mengatakan orang yang terinfeksi TB tidak selalu langsung menunjukkan gejala penyakit.

Perkembangan penyakit dapat berlangsung dalam waktu yang cukup panjang sehingga seseorang yang merasa sehat belum tentu bebas dari risiko.

Karena itu, pemeriksaan kontak erat menjadi bagian penting dalam strategi pencegahan.

CKG untuk Putus Rantai Penularan

Pemerintah mengintegrasikan upaya tersebut melalui program CKG. Pemeriksaan tidak hanya diarahkan untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat secara umum, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk menemukan orang yang berisiko terkena TB.

Benjamin mengatakan pemeriksaan kontak erat akan diperkuat dengan X-ray, termasuk dengan membawa layanan pemeriksaan lebih dekat ke masyarakat.

Pemerintah menyiapkan alat X-ray yang dapat digunakan secara bergerak untuk menjangkau masyarakat di tingkat desa.

“Sekarang yang sakit diobati sudah bagus, calon sakit dicegah supaya nggak sakit,” katanya.

Menurut Benjamin, jika pemeriksaan kontak erat dilakukan secara konsisten, orang yang sakit dapat segera diobati, sedangkan mereka yang belum sakit tetapi berisiko dapat memperoleh pencegahan.

Pola tersebut, kata dia, perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Benjamin meyakini kasus TB dapat turun secara signifikan apabila strategi penemuan, pengobatan, dan pencegahan dilakukan secara konsisten selama tiga tahun.

Upaya tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Kesehatan atau fasilitas pelayanan kesehatan.

Pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader, keluarga, dan masyarakat juga memiliki peran dalam memastikan kontak erat menjalani pemeriksaan dan terapi pencegahan.

Benjamin juga mengajak masyarakat memanfaatkan CKG untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini.

Menurut dia, pemeriksaan kesehatan gratis dapat membantu menemukan berbagai persoalan kesehatan sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih berat.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *