banner 720x220
News  

Viko Menulis Al-Qur’an di Tengah Perjalanan Panjang Menuju Tanah Suci

Menariknya, kesamaan angka tersebut bukan bagian dari rencana awal.

Viko mengatakan jumlah negara dan durasi perjalanan terbentuk dari rute yang ia tempuh.

“17 negara dan 17 bulan itu tidak direncanakan,” ujarnya.

Sepanjang perjalanan, Viko juga membawa bendera Merah Putih.

Ia memanfaatkannya untuk memperkenalkan Indonesia, sekaligus daerah asalnya, Ciamis.

Ia mengaku mendapat sambutan masyarakat di sejumlah negara yang dilewatinya.

Bahkan, siaran langsung terakhir perjalanannya disebut ditonton sekitar 14 ribu orang.

Bagi Viko, berbagai pengalaman tersebut menjadi alasan untuk lebih banyak bersyukur.

“Semua bagi saya positif. Tidak ada yang mudarat,” katanya.

Kini, setelah kembali ke Rancah, Viko sudah memikirkan perjalanan berikutnya. Ia berencana menuju Masjid Al-Aqsa dalam ekspedisi mendatang.

Rencana tersebut kemungkinan baru diwujudkan satu atau dua tahun lagi.

Viko bahkan telah mulai menyusun jalur perjalanan dari Yordania hingga London, Inggris.

Perjalanan panjang itu membuat satu hal menjadi jelas bagi Viko: perjalanan menuju suatu tempat bisa sekaligus menjadi perjalanan untuk menyelesaikan sesuatu yang lain.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *