banner 720x220
News  

Tiga Kecamatan di Ciamis Mulai Kekurangan Air Bersih Akibat Kemarau

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani. (Dok, foto. Fauza/kondusif.com)
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani. (Dok, foto. Fauza/kondusif.com)

Ani memperkirakan jumlah daerah terdampak bisa bertambah apabila musim kemarau berlangsung lebih panjang.

Karena itu, pihaknya terus meningkatkan koordinasi dengan berbagai instansi agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.

Selain mengandalkan dukungan dari Perumda Air Minum Tirta Galuh, BPBD juga membuka kesempatan bagi perusahaan, lembaga, maupun para dermawan yang ingin berpartisipasi membantu distribusi air bersih.

“Kami tidak menutup kemungkinan apabila ada pihak lain yang ingin membantu. Semua bantuan akan kami koordinasikan agar penyalurannya tepat sasaran,” katanya.

Imbauan Kepada Masyarakat

Di sisi lain, BPBD mengimbau masyarakat mulai menghemat penggunaan air selama musim kemarau.

Warga juga diminta menjaga sumber-sumber air yang masih tersedia agar kebutuhan sehari-hari tetap dapat terpenuhi.

Tak hanya itu, masyarakat diingatkan untuk tidak membakar sampah maupun membuang puntung rokok sembarangan.

Kondisi cuaca yang kering membuat risiko kebakaran lahan dan hutan meningkat sehingga diperlukan kewaspadaan bersama.

“Mitigasi menjadi langkah penting. Dengan menggunakan air secara bijak dan menjaga lingkungan, dampak musim kemarau diharapkan dapat diminimalkan,” ujar Ani.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *