banner 720x220
News  

Tiga Hari Penuh, HKP ke-54 Ciamis Suguhkan Edukasi, Inovasi dan Hiburan

Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54 tingkat Kabupaten Ciamis. (Dok, foto. Kondusif.com/fauza).
Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54 tingkat Kabupaten Ciamis. (Dok, foto. Kondusif.com/fauza).

Ciamis,Kondusif.com,- Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54 tingkat Kabupaten Ciamis resmi dibuka di Lapang Desa Sumberjaya, Kecamatan Cihaurbeuti, Senin (13/7/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga 15 Juli itu diikuti sekitar 1.500 peserta dari seluruh kecamatan dan menjadi ajang memperkuat kolaborasi sekaligus mendorong transformasi teknologi untuk mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.

Mengusung tema “Transformasi Teknologi dalam Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Kabupaten Ciamis”, pembukaan HKP berlangsung meriah.

Kedatangan Bupati Ciamis Hardiat Sunarya disambut penampilan tari dari Sanggar Seni Suka Rahyang Cihaurbeuti, dilanjutkan paduan suara KTNA Cihaurbeuti serta pertunjukan tari yang dibawakan Alfia Gluh Rahayu, putri Ketua KTNA Kabupaten Ciamis Pipin Arif Apilin yang pernah menorehkan prestasi pada ajang pasanggiri tingkat nasional hingga misi budaya internasional.

Ketua KTNA Kabupaten Ciamis, Pipin Arif Apilin, mengatakan Hari Krida Pertanian bukan sekadar agenda tahunan.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memberikan penghormatan kepada para petani, peternak, nelayan, penyuluh, dan seluruh pelaku utama pembangunan pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung ketahanan pangan.

Ketua KTNA Kabupaten Ciamis, Pipin Arif Apilin
Ketua KTNA Kabupaten Ciamis, Pipin Arif Apilin

Ia menjelaskan, pelaksanaan HKP tahun ini diikuti kontingen KTNA dari seluruh kecamatan di Kabupaten Ciamis.

Selain dihadiri Bupati Ciamis, kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua KTNA Jawa Barat, pengurus KTNA dari sejumlah kabupaten tetangga, kepala perangkat daerah, penyuluh pertanian, hingga berbagai unsur masyarakat.

“Alhamdulillah pelaksanaan Hari Krida Pertanian ke-54 dapat kembali dilaksanakan dan diikuti sekitar 1.500 peserta. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” ujarnya.

Berbagai Tantangan Pertanian

Pipin menuturkan, sektor pertanian saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim, alih fungsi lahan.

Kemudian, fluktuasi harga hasil pertanian hingga perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.

Karena itu, menurutnya, seluruh insan pertanian harus memperkuat kebersamaan, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperluas akses terhadap teknologi, serta membangun kemitraan yang saling menguntungkan.

Melalui HKP ke-54, KTNA juga ingin mempercepat penerapan inovasi teknologi sekaligus mendorong lahirnya regenerasi petani agar sektor pertanian semakin maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan.

Berbagai kegiatan pun digelar selama pelaksanaan HKP.

Mulai dari Rembug Utama KTNA sebagai forum menyerap aspirasi petani, Temu Teknologi untuk memperkenalkan inovasi pertanian.

Temu Usaha guna membuka peluang kemitraan dan akses pasar, pelatihan pertanian, pameran produk unggulan, aneka perlombaan, hingga panggung hiburan.

Pipin berharap seluruh rangkaian kegiatan tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Khususnya para petani, dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha tani, hingga daya saing produk pertanian lokal.

Apresiasi KTNA Jabar

Dalam kesempatan itu, Ketua KTNA Jawa Barat, Otong Wiranto, memberikan apresiasi terhadap konsistensi Kabupaten Ciamis dalam menyelenggarakan Hari Krida Pertanian setiap tahun.

Menurutnya, Ciamis menjadi daerah yang mampu menjaga keberlangsungan kegiatan tersebut secara rutin sehingga layak dijadikan contoh bagi kabupaten dan kota lain di Jawa Barat.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *