Gol bunuh diri itu memperkecil ketertinggalan Kamboja menjadi 3-1.
Namun gol tersebut tidak mengganggu ritme permainan Indonesia.
Garuda kembali menguasai pertandingan dan terus menggempur pertahanan lawan.
Hasilnya terlihat pada menit ke-56. Thom Haye kembali menunjukkan kualitasnya sebagai pengatur serangan dengan mengirim umpan matang yang disambut sundulan Mitchell Baker.
Striker jangkung Indonesia itu sukses mencetak hat-trick sekaligus membawa Indonesia kembali menjauh dengan skor 4-1.
Tiga gol Baker seluruhnya lahir berkat assist Thom Haye.
Menjelang pertandingan usai, Indonesia menambah penderitaan Kamboja.
Pada menit ke-87, kesalahan intersep bek Kamboja, Makari Tum, dimanfaatkan dengan baik oleh Jens Raven.
Penyerang muda itu melepaskan penyelesaian tenang untuk mengubah skor menjadi 5-1.
Secara statistik, dominasi Indonesia begitu mencolok.
Garuda melepaskan 17 tembakan, delapan di antaranya tepat sasaran, sedangkan Kamboja hanya mampu mencatatkan satu tembakan sepanjang laga.
Indonesia juga unggul dalam penguasaan bola dengan 67 persen berbanding 33 persen.
Kemenangan telak tersebut mengantar Indonesia mengoleksi tiga poin dan menempati papan atas klasemen sementara Grup A.
Singapura masih memimpin dengan enam poin setelah memainkan dua pertandingan, sementara Vietnam berada di posisi kedua dengan tiga poin.
Indonesia kini membuka peluang besar untuk melangkah ke babak berikutnya jika mampu menjaga konsistensi pada laga-laga selanjutnya.














