Pesan itulah yang turut dibawa jajaran Polsek Rajadesa dalam kunjungannya kepada Ukim. Kapolsek memberikan motivasi agar Ukim tetap kuat dan tidak kehilangan harapan untuk mendapatkan kondisi kesehatan yang lebih baik.
“Harapan kami, Pak Ukim tetap semangat dan diberikan kekuatan dalam menghadapi kondisi ini. Mudah-mudahan ada jalan terbaik untuk mendapatkan penanganan kesehatan sehingga beliau bisa kembali hidup sehat dan beraktivitas bersama masyarakat,” tuturnya.
Kunjungan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa tugas Polri memiliki ruang yang luas dalam membangun hubungan kemitraan dengan masyarakat. Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga berupaya membangun komunikasi dan kepedulian terhadap warga.
Kedekatan semacam itu penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Sebab, Kamtibmas bukan hanya tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Di sisi lain, momentum tersebut juga menjadi pengingat pentingnya menjaga kesehatan. Hidup sehat perlu dimulai dari kebiasaan sehari-hari, seperti menjaga pola hidup, memperhatikan kondisi tubuh dan segera mencari bantuan tenaga kesehatan ketika mengalami keluhan yang membutuhkan penanganan.
Bagi masyarakat yang sedang menghadapi persoalan kesehatan, dukungan orang-orang di sekitarnya juga dapat menjadi bagian dari kekuatan untuk bangkit. Tidak semua bantuan harus berbentuk materi. Kehadiran, perhatian dan kalimat penyemangat terkadang memiliki arti yang sangat besar.
Melalui kunjungan tersebut, Polsek Rajadesa menunjukkan bahwa menjaga Kamtibmas juga dapat dibangun melalui pendekatan kemanusiaan. Kehadiran polisi di tengah warga menjadi jembatan untuk memperkuat silaturahmi, kepedulian dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Semangat yang disampaikan kepada Ukim pun sederhana namun bermakna: tetap kuat, jangan kehilangan harapan dan terus berusaha menjaga kesehatan.
Jajaran Polsek Rajadesa berharap Ukim diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menjalani masa sulit tersebut, memperoleh penanganan kesehatan yang dibutuhkan, serta dapat kembali menjalankan aktivitas dan pengabdiannya kepada masyarakat.***
Jurnalis: Hasna Ismi Lutfiah














