GARUT,Kondusif.com,- Pesan menjaga persatuan dan keamanan disampaikan dalam Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Ngamplang, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.
Sekitar 450 jemaah menghadiri kegiatan yang berlangsung pada Jumat malam, 21 Agustus 2026. Acara itu sekaligus menjadi bagian dari tasyakur kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Polres Garut turut hadir melalui jajaran Satuan Binmas.
Polisi memanfaatkan momentum keagamaan tersebut untuk menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Aiptu Umar Taufik, S.Sos.I., yang bertugas sebagai Mubaligh/Dai Kamtibmas Polri, menyampaikan tausiyah dalam kegiatan tersebut.
Ia mengajak jemaah menjadikan Maulid Nabi dan peringatan kemerdekaan sebagai momentum memperkuat persatuan.
Menurut dia, kecintaan terhadap tanah air harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
“Jaga persatuan dan kerukunan. Jangan sampai perbedaan pilihan maupun pendapat menimbulkan perpecahan,” kata Umar.
Ia juga meminta masyarakat berhati-hati saat menggunakan media sosial.
Warga diminta tidak mudah percaya atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Menurut Umar, hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi dapat memicu perpecahan jika dibiarkan menyebar.
Selain itu, ia mendorong warga menjaga keamanan lingkungan melalui gotong royong.
Masyarakat juga diminta segera melapor kepada polisi jika menemukan potensi gangguan kamtibmas.
Polisi Soroti Ancaman terhadap Generasi Muda
Dalam kesempatan tersebut, Umar turut mengingatkan orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka.
Ia menyebut narkoba, judi online, minuman keras, pergaulan bebas, hingga kekerasan sebagai sejumlah ancaman yang perlu diwaspadai.
“Cinta Tanah Air adalah sebagian dari iman. Mari kita jaga persatuan, keamanan dan kedamaian di lingkungan kita,” ujarnya.














