Melalui skema itu, para pemain muda akan memperoleh menit bermain lebih banyak sebelum dipromosikan ke skuad utama Maung Bandung.
Di sisi lain, Persib juga akan mendampingi PSGC dalam aspek tata kelola klub profesional.
Pendampingan itu meliputi pengelolaan organisasi, pengembangan sumber daya manusia, hingga pemenuhan standar kompetisi yang diterapkan di Liga 2.
Jadi Kebanggaan Ciamis
Sementara itu, CEO PSGC Ciamis Herdiat Sunarya menyambut baik kolaborasi tersebut.
Ia mengaku PSGC membutuhkan pendampingan dari klub sebesar Persib untuk menghadapi tantangan baru setelah promosi ke Liga 2.
Menurut Herdiat, pengelolaan klub di Liga 2 jauh lebih kompleks dibandingkan Liga 3.
Karena itu, pengalaman dan sistem yang dimiliki Persib diyakini akan menjadi bekal penting bagi PSGC untuk berkembang.
“Intinya kami ingin belajar mengelola klub secara profesional. Alhamdulillah Persib beserta jajaran manajemennya bersedia membimbing kami. Ini menjadi kehormatan sekaligus kebanggaan bagi PSGC Ciamis,” ujar Herdiat.
Melalui kolaborasi tersebut, PSGC tidak hanya mendapatkan dukungan pemain berkualitas.
Tetapi juga akses terhadap sistem manajemen klub yang telah membawa Persib menjadi salah satu klub profesional terbaik di Indonesia.
Kerja sama ini pun diharapkan menjadi fondasi kuat bagi PSGC untuk bersaing di Liga 2 sekaligus membangun prestasi secara berkelanjutan.














