banner 720x220
News  

SMAN 1 Sindangkasih Tutup Mata Cakap Kepramukaan, 480 Siswa Baru Ditempa Jadi Pribadi Mandiri

Azis mengatakan pembentukan karakter menjadi salah satu alasan utama sekolah mempertahankan kegiatan tersebut.

Sebab, siswa kelas X mulai memasuki fase perkembangan yang berbeda dibandingkan ketika mereka masih duduk di bangku SMP.

“Kalau di SMP mereka masih berada pada tahap awal remaja, sedangkan di SMA mereka mulai memasuki masa menuju dewasa. Karena itu, karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab harus mulai dibentuk agar mereka siap menghadapi tantangan di masa depan,” katanya

Evaluasi Setelah Kegiatan

Setelah kegiatan berakhir, pembina Pramuka tidak langsung melepas proses pembinaan.

Sekolah akan mengevaluasi peserta berdasarkan sejumlah aspek, mulai dari kehadiran, sikap selama mengikuti kegiatan hingga penguasaan materi.

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah melihat sejauh mana materi Mata Cakap dapat diterima dan diterapkan oleh siswa.

Selain itu, SMAN 1 Sindangkasih berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.

Sekolah berharap Mata Cakap Kepramukaan tidak berhenti sebagai kegiatan penyambutan siswa baru.

Sebaliknya, kegiatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari pembinaan karakter yang berlangsung secara berkelanjutan.

“Harapan kami, melalui kegiatan Mata Cakap ini karakter peserta didik semakin terbentuk sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang tangguh, mandiri, disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” pungkas Azis.

Bagi SMAN 1 Sindangkasih, pembentukan karakter sejak awal masa SMA menjadi investasi penting.

Sebab, selain mengejar kemampuan akademik, siswa juga membutuhkan pengalaman yang membentuk keberanian, tanggung jawab dan kemampuan bekerja bersama orang lain.

Heni Nurhaeni/Kondusif.com
banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *