Dia juga menambahkan bahwa ke depannya, tidak boleh ada lagi cerita tentang sekolah atau puskesmas rusak di pedesaan Jawa Barat.
Aksi Nyata: Patungan Bedah Rumah Warga
Menariknya, para ASN baru ini langsung menerjemahkan instruksi gubernur lewat aksi nyata.
Usai mengucap sumpah jabatan, mereka langsung tancap gas menggelar aksi bakti sosial.
Mekanisme baksos tersebut berjalan dengan skema yang terstruktur:
- Pembentukan Tim: Sebanyak 720 ASN langsung membagi diri ke dalam 39 kelompok (masing-masing beranggotakan 20 orang).
- Wali Asuh: Setiap kelompok bertindak sebagai wali asuh bagi warga kurang mampu di Desa Sukawangi.
- Udunan (Patungan): Mereka mengumpulkan donasi sukarela untuk merenovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Dua ASN yang dilantik, Raisan (Inspektorat Jabar) dan Ivan (Disnakertrans Jabar UPTD Kota Cirebon), mengaku sangat antusias.
Bagi mereka, pelantikan di alam terbuka ini memberikan kesan mendalam sekaligus memicu semangat untuk langsung mengabdi ke masyarakat.
Tangis Haru Pasangan Obar dan Ela
Aksi nyata para ASN ini langsung membuahkan senyum bagi warga lokal.
Pasangan suami istri, Obar dan Ela, tak kuasa menahan haru saat menerima bantuan renovasi rumah sebesar Rp20 juta.
Rencananya, uang tersebut akan mereka gunakan untuk memperbaiki rumah panggung dan membangun kamar mandi yang layak.
Suasana semakin emosional ketika KDM secara spontan merogoh kocek pribadi dan menambahkan bantuan sebesar Rp15 juta agar pasutri tersebut bisa membeli sapi.
”Alhamdulillah berkah untuk ASN yang dilantik hari ini, juga terima kasih rezeki tak terduga dari Pak Gubernur KDM. Uangnya untuk membangun kamar mandi dan beli sapi,” ucap Bu Ela dengan mata berkaca-kaca.














