Teks Latin
Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu wa lam atub minhu, wa lam tardlahu wa lam tansahu, wa halimta ‘alayya ba‘da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da‘autanî itat taubati minhu ba‘da jarâ’atî ‘alâ ma‘shiyatika, fa innî astaghfiruka faghfir lî. Wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardlâhu wa wa‘adtanî ‘alaihits tsawâba, fa as’aluka an tataqabbalahu minnî, wa lâ taqtha‘ rajâ’î minka yâ karîm.
Artinya
”Ya Allah, segala amal perbuatan yang aku lakukan pada tahun ini, yang Engkau larang namun aku belum bertobat darinya, yang Engkau tidak ridhai dan tidak Engkau lupakan, sementara Engkau telah berbaik hati kepadaku setelah Engkau berkuasa menyiksaku, dan Engkau menyeruku untuk bertobat setelah keberanianku bermaksiat kepada-Mu; maka sungguh aku memohon ampunan-Mu, ampunilah aku. Dan segala amal perbuatan yang aku lakukan pada tahun ini yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan pahala kepadanya, maka aku memohon kepada-Mu agar Engkau menerimanya dariku, dan janganlah Engkau memutus harapanku kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Mulia.”
Doa Awal Tahun Islam (Dibaca Setelah Maghrib)
Begitu azan Maghrib menggema, atmosfer berubah.
Kita resmi memasuki tanggal 1 Muharram 1448 H. Setelah selesai menunaikan salat Maghrib dan wirid, langsung sambung dengan doa pembuka tahun ini.
Teks Arab
{اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيمِ وَكَرِيمِ جُودِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَى، يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ}
Teks Latin
Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal, wa ‘alâ fadhlikal ‘azhîmi wa karîmi jûdikal mu‘awwal, wa hâdzâ ‘âmun jadîdun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ’ih, wal ‘auna ‘alâ hâdzihil nafsil ammârati bis sû’i, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.
Artinya
”Ya Allah, Engkau yang Abadi, yang Qadim, dan yang Awal. Atas karunia-Mu yang agung dan kemurahan-Mu yang mulia yang menjadi sandaran, dan tahun baru ini sungguh telah datang. Aku memohon perlindungan-Mu di tahun ini dari setan dan para walinya, dan aku memohon pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang mendorong pada keburukan, serta memohon kesibukan dengan apa saja yang dapat mendekatkanku kepada-Mu dengan sedekat-dekatnya, wahai Dzat Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan.”
Cara Menghidupkan Momen Ini di Rumah
Agar malam pergantian tahun tidak lewat begitu saja seperti malam-malam biasa, Anda bisa membangun suasana hangat bersama keluarga:
- Matikan Gadget Sejenak: Mulai pukul 17.00, ajak seluruh anggota keluarga untuk melepaskan ponsel dan berkumpul di sajadah.
- Baca Bersama (Sebanyak 3 Kali): Bacalah doa akhir tahun secara bersama-sama dengan penuh penghayatan sebelum matahari terbenam.
- Salat dan Sambung Doa Baru: Setelah salat Maghrib berjemaah, lantunkan doa awal tahun sebanyak 3 kali sebagai penanda lembaran baru resmi dibuka.
Tahun baru Islam 1448 H di tahun 2026 ini adalah kesempatan kedua yang Allah berikan kepada kita.
Mari kita manfaatkan modal waktu yang tersisa ini dengan sebaik-baiknya. Selamat tahun baru, semoga langkah kita ke depan jauh lebih berkah dan penuh ketenangan!














