banner 720x220

Sambut 1448 H dengan Doa Akhir dan Awal Tahun

Foto: ilustrasi
Foto: ilustrasi

Kondusif.com,- Menyambut pergantian tahun selalu memicu perasaan yang campur aduk. Ada rasa syukur karena berhasil melewati 12 bulan yang penuh dinamika, namun ada juga secercah kekhawatiran tentang apa yang akan terjadi di masa depan.

​Bagi umat Muslim, momen ini terasa makin sakral saat kalender Hijriah bergeser ke angka yang baru. Di tahun 2026 ini, kita akan segera menapakkan kaki di tahun 1448 Hijriah.

​Lalu, bagaimana cara terbaik kita sebagai manusia yang penuh khilaf ini untuk mengetuk pintu langit? Tentu saja dengan menggenapkan ikhtiar lewat doa.

Yuk, kita ulas bersama teks doa akhir dan awal tahun baru Islam, lengkap dengan panduan latinnya agar lebih mudah diamalkan.

​Mengapa Kita Perlu Menghentikan Waktu Sejenak?

​Sering kali kita terjebak dalam rutinitas yang begitu cepat sampai lupa menghitung sudah berapa banyak bekal yang kita kumpulkan.

Nah, momen pergantian tahun baru Islam ini ibarat sebuah “tombol jeda”.

​Saat membaca doa akhir tahun, kita sedang mengetuk pintu ampunan Allah SWT.

Kita mengakui semua kelalaian, janji yang teringkari, dan ibadah yang masih bolong-bolong di tahun lalu.

​Saat melantunkan doa awal tahun, kita sedang memasang perisai.

Kita meminta perlindungan dari godaan setan, ego diri sendiri, sekaligus memohon keberkahan untuk setiap peluh yang akan kita keluarkan ke depan.

​Melalui dua doa ini, kita menutup masa lalu dengan keikhlasan dan membuka masa depan dengan rasa optimis yang membumbung tinggi.

​Doa Akhir Tahun Islam (Dibaca Sebelum Maghrib)

​Kita biasa mengamalkan doa ini pada hari terakhir bulan Dzulhijjah.

Pastikan Anda meluangkan waktu sebelum azan Maghrib berkumandang, karena dalam sistem kalender Hijriah, pergantian hari justru dimulai saat matahari terbenam.

​Teks Arab

{اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ، وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ، وَحَلِمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي، وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جَرَاءَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ، فَإِنِّي أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِي. وَمَا عَمِلْتُ فِيهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ، فَأَسْأَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّي، وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِي مِنْكَ يَا كَرِيمُ

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *