banner 720x220
News  

Rektor INU Ciamis Sebut Mahasiswa KKN sebagai Duta Perubahan, Bawa Misi Pengabdian ke Masyarakat

Pelepasan Mahasiswa KKN-IK Institut Nahdatul Ulama (INU) Ciamis 2026. (Dok, foto. Fauza/kondusif.com)
Pelepasan Mahasiswa KKN-IK Institut Nahdatul Ulama (INU) Ciamis 2026. (Dok, foto. Fauza/kondusif.com)

Melainkan pribadi yang memiliki kepedulian sosial dan mampu menghadirkan solusi atas persoalan di sekitarnya.

“Kami ingin mahasiswa INU memahami satu pesan besar. Ilmu yang tinggi bukan diukur dari banyaknya gelar yang dimiliki, tetapi dari seberapa besar manfaat yang diberikan kepada umat manusia,” katanya.

KKN Menjadi Madrasah Kehidupan

Lebih lanjut, Abi Kusoy menyebut KKN sebagai madrasah kehidupan.

Menurutnya, mahasiswa akan belajar langsung mendengar aspirasi masyarakat, memahami persoalan yang dihadapi warga, sekaligus mencari solusi bersama.

Karena itu, ia berharap peserta KKN tidak datang ke desa dengan sikap merasa lebih tahu.

Sebaliknya, mahasiswa harus mengedepankan kerendahan hati, menghormati tokoh masyarakat, tokoh agama, serta belajar dari kearifan lokal yang telah tumbuh di tengah masyarakat.

“Ketika kalian datang ke desa, jangan merasa sebagai orang yang lebih tahu. Datanglah dengan kerendahan hati. Hormati para sesepuh. Dekati para tokoh agama. Belajarlah dari kearifan lokal,” pesannya.

Ia menambahkan, pengalaman hidup masyarakat sering kali menjadi pelajaran berharga yang tidak ditemukan di bangku kuliah.

Menurutnya, seorang akademisi bisa belajar tentang ketangguhan, kesabaran, dan perjuangan hidup dari masyarakat yang setiap hari bergelut dengan berbagai tantangan.

Mahasiswa Jadi Wajah INU Ciamis di Tengah Masyarakat

Dalam sambutannya, Abi Kusoy juga mengajak mahasiswa menjaga nama baik almamater selama menjalankan KKN.

Ia menegaskan, setiap sikap dan tindakan mahasiswa akan mencerminkan wajah INU Ciamis di mata masyarakat.

Selain itu, ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat terus diperkuat.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak.

Di akhir sambutannya, Abi Kusoy menyebut mahasiswa yang dilepas bukan hanya peserta KKN, melainkan generasi yang diharapkan mampu membawa perubahan bagi daerah dan bangsa.

“Hari ini mungkin yang dilepas adalah mahasiswa KKN. Tetapi sesungguhnya yang kami lepaskan adalah duta-duta perubahan. Mereka adalah generasi yang akan membawa nama Ciamis lebih jauh,” pungkasnya.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *