“Semua akan kita proses hukum sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Kericuhan pada demo tersebut sempat melukai tujuh personel Polres Ciamis.
Meski begitu, situasi kota kini berangsur kondusif berkat kerja sama aparat dan warga.
Imbauan untuk Orang Tua dan Sekolah
Dalam keterangannya, Kapolres juga menyoroti adanya keterlibatan anak di bawah umur dalam aksi ricuh tersebut.
“Beberapa anak usia 15–16 tahun ikut dalam aksi. Kasihan, mereka hanya ikut-ikutan tapi menjadi korban bahkan pelaku perusakan,” ungkapnya.
Ia mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya agar tidak terjerumus dalam kegiatan melanggar hukum.
Bahkan, Polres Ciamis akan memanggil orang tua dan pihak sekolah untuk membuat pernyataan resmi.
“Sekali lagi, mari kita bersinergi menjaga Ciamis dari kelompok anarkis yang ingin membuat kerusuhan,” pungkas Kapolres.














