Namun, pemeriksaan dokter menemukan proyektil peluru di area matanya.
Temuan medis itu kemudian mendorong korban mengungkapkan kejadian yang sebenarnya kepada keluarga.
Berbekal informasi tersebut, polisi melakukan penyelidikan hingga mengidentifikasi MH sebagai tersangka dan menangkapnya.
Di sisi lain, penyidik masih mendalami motif penembakan serta rangkaian peristiwa yang terjadi di vila tersebut.
Polisi juga menelusuri asal-usul senjata airgun yang diduga digunakan tersangka.
Menurut Niko, berdasarkan keterangan awal, senjata itu diduga berasal dari barang gadaian.
Meski demikian, polisi belum memastikan asal-usul maupun kepemilikan senjata tersebut.
“Berdasarkan keterangan awal tersangka, airgun tersebut diduga berasal dari barang gadaian. Meski demikian, kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan asal-usul dan kepemilikan senjata tersebut,” kata Niko.
Polisi masih melanjutkan penyidikan untuk mengungkap secara utuh kasus penembakan tersebut, termasuk memastikan kronologi kejadian dan keterkaitan motif yang disampaikan tersangka dengan aksi yang diduga dilakukannya.














