banner 720x220
News, PSGC  

Persiapan Liga 2 2026/2027, PSGC Ciamis Mulai Seleksi Pemain dan Tes Kesehatan

Pelatih kepala PSGC Ciamis, Heri Kiswanto. (Dok, foto. Istimewa)
Pelatih kepala PSGC Ciamis, Heri Kiswanto. (Dok, foto. Istimewa)

Heri menilai kualitas pemain menjadi pertimbangan utama dibanding sekadar memenuhi kuota.

Karena itu, setiap pemain harus membuktikan kemampuannya selama proses seleksi berlangsung.

Soal target musim ini, ia mengatakan manajemen menginginkan PSGC tampil kompetitif tanpa membebani pemain dengan tuntutan berlebihan.

Meski begitu, secara pribadi ia berharap tim mampu bersaing di papan atas.

“Saya senang kalau bisa sampai empat besar, syukur-syukur Alhamdulillah. Saya paham tim lain sudah lebih siap, sementara kita baru mulai. Bahkan ada yang sudah menjalani uji coba, sedangkan kami belum. Dengan waktu yang singkat ini saya akan mengoptimalkan para pemain agar siap saat kompetisi dimulai,” ujarnya.

Dalam menjalankan tugasnya, Heri akan didampingi jajaran pelatih yang telah disiapkan manajemen.

Nama-nama seperti Eka Ramdani, Boy Jati, dan Made Wirawan masuk dalam tim kepelatihan.

Selain itu, ia juga mengajak beberapa asisten yang selama ini telah bekerja bersamanya agar proses adaptasi berjalan lebih cepat.

Meski terdapat sejumlah pemain berlabel mantan Persib, Heri menegaskan tidak ada perlakuan khusus.

Seluruh pemain memiliki posisi yang sama dan wajib mengikuti sistem permainan yang diterapkan tim pelatih.

“Saya tidak melihat nama besar. Siapa yang bekerja dan sesuai dengan kebutuhan tim, itu yang akan bermain,” tegasnya.

Waktu Persiapan Singkat, Chemistry Jadi Pekerjaan Rumah

Selain mengikuti seleksi teknis, seluruh pemain juga diwajibkan menjalani medical check-up sebagai syarat sebelum memasuki latihan penuh.

Pemeriksaan itu bertujuan mengetahui tingkat kebugaran, kondisi fisik, serta mendeteksi potensi cedera sejak dini.

Hasil pemeriksaan tersebut nantinya menjadi acuan tim pelatih dalam menyusun program latihan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pemain.

PSGC menargetkan proses seleksi selesai dalam waktu sekitar satu pekan.

Setelah itu, fokus tim akan beralih pada peningkatan kondisi fisik sekaligus membangun kekompakan antarpemain.

Agenda tersebut harus berjalan cepat. Sebab, kompetisi Liga 2 diperkirakan mulai bergulir pada 12 September mendatang.

Artinya, PSGC hanya memiliki waktu sekitar satu bulan untuk membentuk tim yang siap bersaing.

Heri mengakui waktu tersebut bukan situasi ideal.

Namun, ia optimistis proses adaptasi dapat berlangsung lebih cepat, terutama dengan hadirnya sejumlah pemain yang telah memiliki pengalaman bermain di level kompetitif.

Baginya, pekerjaan terbesar saat ini bukan hanya meningkatkan kemampuan individu, melainkan menyatukan karakter seluruh pemain menjadi satu kesatuan yang solid.

“Yang terpenting sekarang bagaimana menyatukan chemistry pemain yang datang dengan pemain Ciamis. Semua harus merasa sudah menjadi bagian dari PSGC dan memberikan yang terbaik untuk tim ini,” kata Heri.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *