Meski harus menahan rasa sakit, Teh Uput tetap menuntaskan penampilannya dengan maksimal.
Penampilan yang penuh penghayatan dan teknik yang matang akhirnya mengantarkannya keluar sebagai Juara 1.
“Alhamdulillah, sudah menjadi rezekinya Teh Uput bisa menaklukkan semua kendala tersebut dan menjadi Juara 1,” ujar Herlina.
Ia berharap capaian tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh peserta didik Sanggar Ringkang Pamitran.
Menurutnya, prestasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses latihan yang konsisten, disiplin, dan kemauan untuk terus belajar.
“Jangan pantang menyerah, jangan bosan berlatih karena kunci utama adalah latihan. Untuk anak-anak Sanggar Ringkang Pamitran yang masih berjuang, jangan cepat puas ketika mendapatkan kejuaraan. Teruslah berlatih agar bisa meraih prestasi yang lebih baik,” pungkasnya.














